Majalahayah.com, Jakarta – Bukan hal baru bahkan lumrah saat anak mengalami kesulitan dan sulit memahami sesuatu dalam proses belajar. Namun, hal tersebut tentu tidak bisa selalu dibiarkan berlarut loh sobat ayah! Mengapa? jika berbicara kesuksesan dalam belajar pada diri seseorang, hal ini ditentukan oleh setiap individu itu sendiri.

Disampaikan oleh M. Saifullah Rohman sebagai Peneliti di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sampaikan jika buah hati sobat ayah mengalami kesulitan dalam proses belajar, ia berikan enam tips untuk mengatasinya. Yuk simak!.

1.       Belajar dengan Pemahaman

Cara belajar ini dapat diterapkan bagi anak yang susah untuk menghafal pelajaran. Memahami pelajaran dapat dilakukan dengan mendengarkan penjelasan dan keterangan dari guru, orangtua atau orang lain, maka belajar bisa dengan berbagai macam cara sehingga menuntut kreativitas berpikir dari otak untuk mencerna segala informasi.

2.       Belajar dengan Menghafal

Bagi anak-anak yang memiliki daya ingat kuat. Cara ini sangat baik untuk belajar. Dengan menghafal pelajaran atau pun informasi akan lebih mudah tersimpan dalam memori otak.

3.       Memperbanyak Membaca

Membaca adalah jendela dunia benar adanya. Para orang genius yang pernah lahir di dunia adalah pembaca yang hebat. Untuk menutupi krisis ilmu pengetahuan membaca merupakan solusinya. 

4.       Mengoptimalkan Waktu Belajar

Waktu adalah hal yang sangat berharga dalam hidup manusia. Dengan waktu yang terbatas tentu orang genius akan memanfaatkannya sebaik mungkin.

5.       Mencari Tempat yang Nyaman

Tempat yang nyaman juga berpengaruh terhadap hasil belajar seseorang. Oleh sebab itu, pemilihan tempat yang sesuai dan nyaman tergantung individu masing-masing. Karena setiap kriteria seseorang berbeda-beda.

6.       Bertanya kepada Guru atau Ahli

Cara belajar ini adalah cara yang paling efektif untuk meningkatkan kemampuan. Belajar langsung dari guru atau ahli yang menguasai suatu ilmu itu lebih bernilai dan dapat menyerap langsung ilmu yang mereka kuasai.

Nah, bagaimana soabt ayah, berani mencoba?