Keresahan Menteri Sosial, Banyak Orangtua Tidak Memiliki Skill Parenting

Keresahan Menteri Sosial, Banyak Orangtua Tidak Memiliki Skill Parenting

415
0
SHARE
Foto : Pemaparan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa (maljalahayah.com/yusuf)
Majalahayah.com – Sejatinya pernikahan tidak semata didasari untuk sekedar menghalalkan pasangan semata. Visi misi kedepan dalam mengarungi bahtera rumah tangga dengan keilmuan yang memadai juga menjadi unsur yang teramat sangat dibutuhkan. Terutama dalam mendidik anak kelak, menjadi pribadi yang memiliki pendirian teguh dan keimanan yang kuat.

Dalam diskusi publik yang digelar Polri, Kamis 15 September 2016 kemarin, mengupas prostitusi online dan turut menghadirkan Menteri Sosial Republik Indonesia, Khofifah Indar Parawansa. Menurutnya, anak-anak tidak tahu bahwa itu perilaku menyimpang. “Berapa banyak orangtua yang memiliki anak namun tidak memiliki kemampuan mengasuh atau skill parenting”, tutur Khofifah.

Bahkan ungkapnya, salah satu orangtua korban prostisusi online anak yang dibongkar Polri di Bogor, ketika di Bareskrim mengaku bahwa ia hanya memanjakan si anak. Sebelumnya terang Khofifah, ia pernah komunikasikan ke Kemendikbud dan Kemenag untuk pelatihan pra nikah. Namun problem yang ditemukan pada setiap provinsi adalah angka kehamilan akibat accident sangat tinggi. Jadi bahkan tidak sempat lagi mengajarkannya.

Memang sangat dibutuhkan kemampuan orangtua dalam mendidik anak dan memberi pemahaman terhadap nilai-nilai yang baik dan benar. Agar tidak ada lagi korban berjatuhan oleh para predator yang menjaring anak melalui prostitusi online. Sehingga anak sudah mampu membentengi diri menggunakan niali-nilai yang diterapkan dari ajaran orangtua mereka.

LEAVE A REPLY