Kebijakan Anies Tuai Kontroversi, PSI : Berikan Dampak Negatif untuk Asian Games

Kebijakan Anies Tuai Kontroversi, PSI : Berikan Dampak Negatif untuk Asian Games

40
SHARE
Gubernur Jakarta 2017 - 2022, Anies Baswedan. Sumber: setkab.go.id

Majalahayah.com, Jakarta – Kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan disorot dunia dengan nada tidak produktif. Itu karena polemik pemasangan bendera negara peserta Asian Games dengan bambu, yang diturunkan, kemudian dipasang kembali dengan tiang yang kokoh dan penggunaan kain waring hitam untuk menutupi kali kotor di sebelah Wisma Atlet menuai kontroversi.

Dua kebijakan yang dianggap kurang koordinasi itu menjadi perbincangan media dunia. South China Morning Post dan Channel News Asia, mengabarkan kebijakan Anies itu ke dunia. Kini, akibat pemberitaan itu, warga dunia, khususnya Asia mengetahui bahwa ada kendala dalam penyelenggaraan Asian Games 2018 di Jakarta.

Baca juga :   Alasan Pihak Kepolisian Tahan Sri Bintang Pamungkas

“Ini tidak sehat bagi penyelenggaraan Asian Games 2018,” ujar Andi Anggana, anggita Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Jakarta, Senin (23/07/2018).

Menurutnya, dampak lanjutan dari berita yang sudah menjadi perhatian media di Asia itu sedikit banyak bisa berakibat buruk bagi image Indonesia, khususnya Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games. “Dampak minimalnya, citra persiapan penyelenggaraan di nilai negatif.¬† Kemudian, yang parah, soal koordinasi antara pusat dan daerah. Terutama, Ibukota Jakarta,” ujarnya.

Jebolan¬†Politik UIN Jakarta ini menekankan, pelaksanaan Asian Games 2018 yang menyisakan waktu tiga minggu lagi, harus dimanfaatkan dengan baik oleh Pemprov DKI Jakarta. “Jangan lagi buat sebuah kebijakan yang ingin di lihat bagian mukanya saja. Sudahlah, ayo buat kebijakan yang menyeluruh. Ini nama besar Indonesia di mata dunia dipertaruhkan,” katanya.

Baca juga :   Komisi Anti-Korupsi Malaysia Kembali Periksa Najib Razak

Beberapa usaha yang harus dilakukan Pemprov DKI Jakarta saat ini, kata Andi, seharusnya melakukan upaya meningkatkan kepercayaan kembali ke publik dengan mengedepankan kerja taktis melengkapi persiapan penyelenggaraan Asian Games 2018.

“18 Agustus sebentar lagi, Pemprov harus lebih taktis mempersiapkan semuanya. Terlebih mereka harus juga melakukan konpers kepada media bahwa telah melakukan berbagai hal buat Asian Games ini,” pungkasnya.