Kanada Batalkan Kesepakatan Jet Tempur Boeing karena Perselisihan dengan AS

Kanada Batalkan Kesepakatan Jet Tempur Boeing karena Perselisihan dengan AS

1872
SHARE
Jet Tempur Royal Air Force Tornado F3, (David Moir/Reuters)

Majalahayah.com, Rencana untuk membeli 18 jet tempur Boeing Super Hornet telah dibatalkan oleh pemerintah Kanada karena memperdebatkan perselisihan dengan perusahaan kedirgantaraan AS. 

Menurut sumber, dilansir dari RT Question More, minggu depan Ottawa akan mengumumkan akan mengakuisisi armada pesawat jet F-18 Australia yang lebih tua. Ini adalah jenis pesawat yang sama dengan Royal Canadian Air Force yang saat ini beroperasi.

Langkah tersebut datang sebagai tanggapan atas tarif 220 persen yang menempatkan AS pada produsen pesawat terbang Kanada Bombardier, setelah Boeing menuduh perusahaan tersebut mencabut pesawat di pasar Amerika. 

Perdana Menteri Kanada, Quebec Province Philippe Couillard telah mengecam Boeing, menuduh perusahaan tersebut secara tidak adil berusaha menghancurkan Bombardier

Baca juga :   Politisi PKS: Trump Langgar Batas Kemarahan Umat Islam

Sementara itu, Ottawa telah mengesampingkan perusahaan tersebut karena tidak bertindak sebagai mitra terpercaya.

Perselisihan perdagangan terjadi pada saat Amerika Serikat dan Kanada menemui jalan buntu dalam negosiasi mengenai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) yang, menurut Presiden AS Donald Trump belum berbuat banyak untuk melindungi pekerjaan AS.

Masa depan penjualan militer Boeing di Kanada juga ditunda. Menurut perusahaan AS, operasi komersial dan pertahanan di Kanada mendukung lebih dari 17.000 pekerjaan di Kanada.

Ottawa mengatakan Bombardier adalah korban terbaru dari kebijakan perdagangan Donald Trump, dengan berusaha menerapkan hukuman impor yang lebih ketat di sejumlah industri di Kanada yang Washington tuduh menerima subsidi pemerintah.

Baca juga :   Wikileaks Akan Rilis Sejuta Dokumen Rahasia Menjelang Pemilu AS

Pejabat Kanada yang berpartisipasi dalam perundingan NAFTA mengkritik keputusan tarif Departemen Perdagangan, dengan Menteri Luar Negeri Chrystia Freeland mengatakan bahwa Kanada sangat tidak setuju dengan penyelidikan AS terhadap industri kedirgantaraannya.

Sebelumnya, Departemen Pertahanan Australia mengatakan bahwa Kanada mengajukan ungkapan ketertarikan resmi untuk sejumlah Hornets Classic F / A-18 Australia pada tanggal 29 September.

Kanada akan mengumumkan secara resmi persyaratan armada tempur barunya pada awal 2019.