Majalahayah.com, Jakarta – Lantaran tidak ada satu partai dominan yang memenangkan suara dalam pemilu ke-14 kali ini, Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengumumkan bahwa Raja Malaysia akan menentukan siapa perdana menteri Malaysia selanjutnya.

“Menurut konstitusi, perdana menteri akan menentukan siapa yang paling pantas diberikan di Dewan Rakyat,” kata Najib dalam jumpa pers pagi ini, seperti dilansir laman the Straits Times, Kamis (10/5).
Najib percaya bahwa kebijakan raja merupakan alternatif putusan yang paling baik. “Kami percaya dengan kebijaksanaan Raja untuk menentukan keputusan terbaik,” kata dia.

Hasil resmi Komisi Pemilihan Umum dari koalisi Pakatan Harapan sudah melewati angka 112 dari 222 kursi parlemen. Sedangkan Koalisi Barisan Nasional meraih 79 kursi.

Dalam pidato singkat Najib Razak juga menyatakan menerima keputusan rakyat dan Barisan Nasional juga menghormati prinsip demokrasi parlemen.

“Malaysia adalah negara yang istimewa, saya dan rekan-rekan yang berpengalaman. Saya ingin ucapkan terima kasih untuk seluruh rekan di BN, juga untuk mereka di atas,” kata Najib.