Majalahayah.com,  Jakarta – Aparat gabungan TNI dan kepolisian dikerahkan guna mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar oleh simpatiasan Partai Bulan Bintang (FPI) dan alumni 212 di Gedung KPU, Jum’at (2/3/2018).

“Kita sudah menyiapkan pasukan pengamanan gabungan TNI Kodam V Jaya dan juga Polda Metro Jaya. Seribuan tadi sudah diapelkan dan akan bertambah,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Roma Hutajulu di Jakarta, Jumat (2/3/2018).

Ia menyatakan, aparat akan menjaga kondusivitas demo yang melibatkan gabungan ormas Islam yang menuntut agar KPU meloloskan PBB menjadi peserta pemilu.

“Prinsipnya, kami akan mengamankan kegiatan dari teman-teman PBB dan elemen-elemen lainnya untuk menyampaikan pendapatnya di depan kantor KPU,” katanya.

Roma mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan skema rekayasa lalu lintas jika jumlah massa yang datang cukup banyak. Penutupan jalan akan dilakukan secara tentatif menyesuaikan kondisi di lapangan.

“Kami menghimbau masyarakat saling menghormati karena ini adalah area publik ,” ucap Roma.

Menurut pantauan Majalahayah, ratusan kader PBB dan simpatisan serta alumni 212 telah memadati gedung KPU setelah sholat Jum’at. Massa sendiri sedang melakukan orasi untuk melakukan protes atas keputusan KPU.