Home Uncategorized Judical Review digelar, terkait Keprihatinan Konstitusi Pasal Kesusilaan

Judical Review digelar, terkait Keprihatinan Konstitusi Pasal Kesusilaan

302
suasana persidangan judicial review dok : 07P
suasana persidangan judicial review dok : 07P

Majalahayah.com, Jakarta – Mahkamah Konstitusi ( MK ) yang beralamat di jalan Merdeka Barat, pada Selasa 30 Agustus 2016 menggelar persidangan ke-7 uji materil ( Judicial Review ) nomor : 46/PUU-XIV/2016, terkait Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ( KUHP ) pasal 284, 285, dan 292 yang diajukan oleh guru besar IPB Prof. Dr. Euis Sunarti.

Sidang yang terbuka untuk umum ini berlangsung dari pukul 10.30 – 13.30. Pemohon meminta agar MK memutus pasal-pasal tersebut tidak berlaku sepanjang tidak dimaknai perluasan zina untuk pasal 284, yakni tidak perlu ada unsur salah satu orang yang berbuat zina sedang dalam ikatan perkawinan dan tidak perlu ada aduan.

Azriana, Ketua Komnas Perempuan mengatakan konstitusi kita sekarang ini sedang mengalami ujian. “Saya lihat sepertinya kesan yang muncul para hakim MK sedang berusaha keras apa batasan sehingga negara tidak bisa masuk terlalu jauh dalam mengontrol hak yang sangat privasi warga negara”, katanya. (30/08)

Serta untuk pasal 292, pemohon meminta dihapuskannya frasa “anak” sehingga semua jenis perbuatan cabul “sesama jenis” dapat dipidana. Institute for Criminal Justice Reform ( ICJR ) menilai, apabila permohonan ini dikabulkan oleh MK khususnya terkait pasal 284 dan 292, maka Indonesia berpotensi mengalami krisis kelebihan kriminalisasi.

ICJR menolak dan meminta agar permohonan terhadap revisi pasal-pasal kesusilaan tersebut tidak dikabulkan oleh MK. Sementara itu, Rita Soebagio Ketua Aliansi Cinta Keluarga ( AILA ) yang juga hadir di persidangan hari ini mengatakan secara normatif pihak-pihak yang dihadirkan kontra dengan yang sedang mereka perjuangkan.

“Sejak kita mengajukan Judicial Review artinya ada keprihatinan kita bahwa ada perundang -undangan yang tidak sesuai dengan konstitusi penegakan hukum kita”.

( O7P )