JK : Tokoh Oposisi Diperiksa Polisi karena Ada Kasus Hukumnya

JK : Tokoh Oposisi Diperiksa Polisi karena Ada Kasus Hukumnya

71
0
SHARE
Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama istrinya, Mufidah, menghadiri acara penganugerahan Satyalancana Kebaktian Sosial di Hotel Sahid Jaya, Jakarta, Sabtu, 26 Januari 2019. (Foto: Friski Riana/Tempo)

Majalahayah.com, Jakarta – Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menegaskan penetapan tersangka sederet tokoh oposisi dalam sebuah kasus hukum tidak berkaitan dengan posisi politiknya. Menurut JK, sederet tokoh yang diperiksa itu karena ada kasus hukumnya.

Ia berpendapat, mengambil posisi politik sebagai oposisi diperbolehkan sesuai aturan hukum. Karenanya kasus hukum yang diproses polisi tidak berkaitan dengan posisi politik seseorang.

“Jadi diperiksa bukan karena oposisinya, jadi dia diperiksa atas mungkin beberapa tindakannya atau beberapa kejadian, dan tidak ada hubungan dengan oposisi. Tapi karena tidak sesuai hukum,” katanya di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (13/5/2019).

Sederet tokoh oposisi sekaligus pendukung paslon 02 Prabowo-Sandi, seperti Eggi Sudjana, Mayjen (Purn) Kivlan Zein, Bachtiar Nasir hingga Permadi berurusan dengan polisi dalam berbagai kasus hukum.

Eggi Sudjana telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan makar. Sedangkan Bachtiar Nasir juga telah menjadi tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pengalihan aset Yayasan Keadilan Untuk Semua (YKUS).

Sementara itu, Mayjen (Purn) Kivlan Zein dipolisikan oleh seseorang atas kasus dugaan kabar bohong dan menggerakan makar. Politikus senior Gerindra Permadi juga dipolisikan atas tuduhan makar karena seruan ‘revolusi.’

LEAVE A REPLY