Majalahayah.com, Jakarta – Seperti kita ketahui, berpuasa bisa menjaga kesehatan tubuh, salah satunya menjaga kesehatan jantung. Hal itu seperti disampaikan dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Vito Anggarino Damay. Menurutnya, selain menahan diri, melalui berpuasa kita akan lebih memilih makanan untuk dikonsumsi.

“Kalau berpuasa tentu itu baik karena kita bisa berlatih menahan diri dan bisa memilih makanan yang bergizi buat kita,” ujarnya beberapa waktu lalu, dikutip dari iNews.

Meski begitu, dr Vito menyarankan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk menjaga jantung tetap sehat saat Ramadhan. Hal yang paling penting adalah memilih asupan makanan ketika sahur dan berbuka.

“Kalau pagi ketika sahur, pilih serat, makan sayur, dan pilih karbohidrat kompleks. Cobalah makan nasi merah atau gandum supaya tahan lapar lebih lama,” tutur dr Vito.

Makan sayur, kata dia, tidak hanya untuk mendapatkan asupan serat, tetapi juga sayuran mempunyai fitosterol yang bisa membantu membuang kolesterol jahat setelah mengonsumsi goreng-gorengan di waktu berbuka.

“Jadi, (fitosterol) menghalangi penyerapan kolesterol jahat di dalam usus. Jadi, usahakan tetap makan sayur dan karbohidrat kompleks. Kalau bisa, bukan nasi putih,” katanya.

Kemudian juga memilih makanan saat berbuka. Dia menyarankan untuk mengonsumsi kurma dan hindari berbuka langsung dengan gorengan. Hal tersebut terkait dengan kolesterol jahat dan efeknya pada tubuh, baik jangka pendek maupun jangka panjang.

“Gorengan itu kan lambat memberikan tenaga sebenarnya, dan kalorinya banyak. Kalori sudah banyak, dia juga meningkatkan kolesterol jahat dalam tubuh. Jadi, secara jangka panjang nggak bagus, jangka pendek juga nggak bagus. Karena itu, kolesterol jahat kan bisa bikin penumpukan di pembuluh darah dan bisa bikin serangan jantung di kemudian hari,” katanya.