IPW Minta “Nyanyian” La Nyalla soal 40 M untuk Pabowo Diusut

IPW Minta “Nyanyian” La Nyalla soal 40 M untuk Pabowo Diusut

21
SHARE
Neta S Pane. Sumber: Istimewa

Majalahayah.com, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan Satgas Anti Politik Uang Polri harus mengusut pengakuan La Nyalla Mattaliti bahwa dirinya dimintai Rp 40 miliar oleh Pabowo Subianto. Uang itu diduga agar La Nyalla bisa ikut dalam Pilkada Jatim.

“Tujuannya agar kasus politik uang di balik Pilkada Serentak 2018 bisa terbongkar,” ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam rilis yang diperoleh Majalahayah.com, Jumat (12/1/2018).

Baca juga :   Mahar Politik, Ini Sanksi yang Bisa Dikenakan kepada Calon dan Parpol

Pihaknya berharap dengan terbongkarnya kasus politik uang itu, bisa diketahui siapa saja yang terlibat dan partai mana saja yang “doyan” politik uang di Pilkada 2018. “Kasus La Nyalla harus menjadi pintu masuk bagi Satgas Anti Politik Uang Polri untuk menciptakan Pilkada yang bersih dan berkualitas,” imbuhnya.

Isu uang mahar sendri, kata Neta, sudah menjadi rahasia umum di balik pencalonan kepala daerah. “Belenggu uang mahar ini sulit untuk dibuktikan,” tukasnya.

Baca juga :   Berpotensi Lemahkan KPK, Fraksi Partai Gerindra Tegaskan Akan Tolak Densus Tipikor

Ia meyakini politik uang menjadi salah satu penyebab berkembangnya politik biaya tinggi dan maraknya korupsi yang melibatkan kepala daerah.

“Dengan adanya pengakuan La Nyalla hal ini bisa menjadi momentum bagi Satgas Anti Politik Uang Polri untuk membongkar sinyalemen selama ini tentang uang mahar di balik pilkada,” ungkapnya.