Intip 4 Cara Seru Anak Memilih Makanan Sehat Ala Finlandia

Intip 4 Cara Seru Anak Memilih Makanan Sehat Ala Finlandia

124
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Melatih anak agar terbiasa dan selalu makan makanan sehat pasti menjadi idaman para orangtua. Namun hal tersebut pastinya butuh proses tak instan.

Melihat pentingnya nutrisi dalam makanan untuk tumbuh kembang anak, para peneliti dari Universitas Finlandia Timur menggunakan metode pengajaran pada anak usia tiga hingga lima tahun tentang makanan yang melibatkan kelima indera mereka.

Diketahui, dengan mengajarkan anak seputar makanan dengan merangsang panca inderanya, mereka akan memilih lebih banyak buah dan sayuran. Bagaimana caranya? Metode ala Finlandia ini bisa diterapkan pada si kecil.

  1. Ajak Belanja Buah dan Sayur

Berbelanja kebutuhan rumah tangga bagi orang dewasa jadi aktivitas rutin membosankan. Namun bagi anak-anak bisa jadi pelajaran dan petualangan seru. Terutama jika belanja sayur dan buah.

Tanyakan pada si kecil buah atau sayur apa yang ingin dia makan? Saat menemukannya, minta anak untuk memegangnya, mencium baunya, mencari yang sudah matang dan memasukkannya ke kantung belanja. Libatkan mereka dalam membuat keputusan dan latih agar selalu memilih makanan sehat.

2. Tawarkan Makanan Prasmanan

Anak-anak harus dapat membuat pilihan makanan prasmanan dan menentukan porsi mereka sendiri. Ini juga berkaitan dengan kontrol diri tidak berlebihan. Awalnya, mungkin bisa diajarkan tapi selanjutnya, biarkan anak-anak yang menentukannya. Jangan lupa untuk menawarkan menu-menu makanan baru untuk dicoba, tapi jangan memaksanya.

3. Pisahkan Makanan

Sebagai orang dewasa, mungkin kita lebih menyukai makanan yang dicampur dan kaya rasa, tapi untuk anak-anak biarkan mereka mencicipinya satu demi satu. Terutama sayur dan buah. Pisahkan dalam wadah atau piring berbeda. Biarkan ia merasakan, mencium aromanya, melihat bentuk serta tekstur agar seluruh panca inderanya bisa menerima dengan baik.

4. Tanyakan Pendapat Anak

Jika si kecil baru saja mencoba sayur atau buah tertentu, tanyakan pendapatnya. Apakah ia menyukainya? Bagaimana rasanya? Warna dan aromanya? Hal ini membuat anak menjadi diharga pendapatnya soal makanan.

LEAVE A REPLY