Dana repatriasi hasil tax amnesty atau pengampunan pajak yang disimpan di 18 bank persepsi (bank penampung) dapat diinvestasikan dalam berbagai bentuk. Ada 6 bentuk investasi yang telah disiapkan pemerintah untuk menampung dana repatriasi.

Berikut 6 bentuk investasi itu menurut pasal 6 ayat 2 Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 119/PMK.08/2016 Tentang Tata Cara Pengalihan Harta Wajib Pajak ke Dalam Wilayah NKRI dan Penempatan pada Instrumen Investasi di Pasar Keuangan Dalam Rangka Pengampunan Pajak, seperti dikutip dari situs kemenkeu.go.id, Selasa (19/7/2016).

  1. Surat Berharga Negara (SBN)
    2. Obligasi BUMN
    3. Obligasi lembaga pembiayaan pemerintah
    4. Investasi keuangan pada bank persepsi
    5. Obligasi perusahaan swasta yang perdagangannya diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
    6. Investasi infrastruktur melalui kerja sama pemerintah dan badan usaha
    7. Investasi sektor riil berdasarkan prioritas yang ditentukan pemerintah
    8. Bentuk investasi lainnya yang sah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan

Sedangkan pada ayat 2 pasal tersebut menyebutkan, investasi yang dimaksud pada poin 1 sampai 6 dan 8, ditempat pada instrumen investasi sebagai berikut:

1. Efek bersifat utang, termasuk medium term notes
2. Sukuk
3. Saham
4. Unit penyertaan reksa dana
5. Efek beragun aset
6. Unit penyertaan investasi dana investasi real estate
7. Deposito
8. Tabungan
9. Giro
10. Instrumen investasi keuangan lainnya termasuk produk asuransi, perusahaan pembiayaan, dana pensiun, atau modal ventura yang mendapat persetujuan OJK.

Penempatan pada instrumen investasi tersebut dilakukan melalui gateway (pintu masuk) yang ditetapkan Menteri Keuangan. Ada 3 gateway yang ditetapkan Menteri Keuangan menurut pasal 8 PMK Nomor 119 Tahun 2016, yaitu bank persepsi kategori BUKU 3 dan 4, manajer investasi, dan perantara perdagangan efek
(hns/wdl)

Sumber