A

Majalahayah.com, Jakarta – Indonesia menyatakan kecaman keras atas kebijakan pemerintah Amerika Serikat membuka kedubesnya di Jerusalem. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi.

“Indonesia mengecam keras kebijakan Amerika Serikat yang membuka kedubesnya di Jerusalem,” jelasnya melalui akun twitter pribadinya, Senin (14/5/2018) malam.

Bagi Indonesia langkah Amerika telah melanggar resolusi PBB. Bahkan berpotensi mengancam perdamaian dunia.

“Langkah Amerika Serikat melanggar berbagai resolusi Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB, serta mengancam proses perdamaian dan bahkan perdamaian itu sendiri,” tegasnya.

Karena itu Indonesia meminta Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah serius. “Indonesia mendesak Dewan Keamanan dan Majelis Umum PBB segera bersidang untuk mengambil sikap dan langkah yang tegas,” jelasnya kemudian.

Indonesia pun meminta semua pemerintah dunia tidak mengikuti langkah Amerika Serikat. Terkait dukungan pemindahan Ibu Kota Israel ke Yerusalem.

“Indonesia mendorong negara-negara anggota PBB lainnya untuk tidak mengikuti langkah Amerika Serikat,” imbuhnya.

Pada pernyataan terakhirnya, Retno menyatakan Indonesia akan berdiri mendukung perjuangan Palestina. Terutama memperjuangkan hak kemerdekaannya.

“Pemerintah dan rakyat Indonesia, akan terus bersama dengan rakyat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaan dan hak-haknya,” pungkasnya.