Home Nasional Impor Lagi, Kesatuan Nelayan: Pemerintah Tidak Serius Perbaiki Tata Kelola Garam

Impor Lagi, Kesatuan Nelayan: Pemerintah Tidak Serius Perbaiki Tata Kelola Garam

111
Ilustrasi garam. foto : pixabay

Majalahayah.com, Jakarta – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) menyesalkan rencana pemerintah yang akan kembali memberikan kuota impor garam untuk konsumsi dan produksi.

Hal tersebut seperti disampaikan Ketua Departemen Pendidikan dan Penguatan Jaringan KNTI, Misbachul Munir bahwa impor garam dianggap tidak akan menyelesaikan masalah atas krisis garam yang berulang-ulang terjadi setiap tahun.

“Kebijakan impor garam adalah bentuk ketidakseriusan pemerintah untuk mencapai swasemba dan kedaulatan garam nasional,” katanya dalam rilis yang diperoleh Majalahayah.com, Minggu (21/1/2018).

Terlebih, ia menuturkan alasan Pemerintah terkait stok garam nasional dan musim hujan. Pihaknya melihat krisis garam yang dibiarkan terjadi dari tahun ke tahun selalu menghantui petambak garam.

“Dengan ketidakhadiran dan mangkirnya negara untuk menyelesaikan permasalahan krisis garam hari ini, ditambah lagi dengan kebijakan pemerintah yang akan melonggarkan impor garam, menambah buruk persoalan tata kelola garam nasional,” tegas Munir.