Majalahayah.com, Jakarta – Ketika ada berita bohong beredar atau berkaitan dengan mitos, tak ada salahnya para ibu menanyakan ke para ahli. Terlebih jika itu menyangkut ke proses tumbuh kembang anak.

Kalau mudah percaya, tentunya akan ada risiko yang bisa dialami. Maka jadi ibu harus bijak menghadapi banyak tantangan di era digital sekarang ini.

Menjadi seorang ibu di era digital banyak sekali tantangannya. Sebagian orang pun merasa tak mudah merawat anak.

Maka itu sangatlah dibutuhkan support system dengan berbagai bentuk. Baik itu dengan suami, kelaurga, teman dekat, hingga komunitas sekalipun.

Head of Parenting Orami Cynthia Tenggara, menuturkan, dalam mengasuh anak setiap ibu harus bahagia, Kemudian harus mendapatkan dukungan agar tak merasa minder.

“Kami mempelajari bahwa yang seorang ibu paling butuhkan adalah sebuah support system yang dapat membuat kegiatan mengasuh anak mereka menjadi lebih mudah,” katanya lewat keterangan tertulis yang diterima awak media.

Di era digital, menurutnya, banyak arus informasi beredar sangat cepat. Maka itu, seorang ibu harus pintar-pintar memilah informasi dan memutuskan pilihan yang tepat untuk keluarganya.

Seorang ibu membutuhkan referensi yang dipercaya sekaligus kredibel untuk membantunya mengambil keputusan.” paparnya.

Paling tidak harus ada satu referensi yang bisa memecahkan beragam masalah yang dihadapi ibu. Misalnya untuk mencari akses konsultasi ke para ahli, media diskusi dengan sesama ibu, ataupun artikel dan video yang valid dan terpercaya.