Majalahayah.com, Pemimpin Hizbullah Lebanon, Hassan Nasrallah mengatakan kelompoknya akan bekerja sama dengan sekutu-sekutunya untuk menciptakan sebuah strategi menghadapi Israel, ia menyerukan lagi intifadah Palestina ketiga, saat sebuah demonstrasi di Beirut pada hari Senin (11/12).

“Hari ini poros perlawanan, termasuk Hizbullah, akan kembali sebagai prioritas yang paling penting … Yerusalem dan Palestina dan perlawanan Palestina di semua faksi-faksi,” kata Nasrallah, seperti dikutip oleh Reuters.

Berbicara dengan video-link pada sebuah demonstrasi yang dihadiri puluhan ribu orang di markas Hizbullah di Beirut selatan, Nasrallah bersumpah bahwa perjuangan untuk Yerusalem dan Palestina yang merdeka sekarang menjadi prioritas utama Hizbullah.

Menurut Nasrallah, kelompok yang didukung Iran memainkan peran kunci dalam operasi darat melawan Negara Islam (IS, sebelumnya ISIS) di Suriah akan memungkinkannya untuk memperbarui fokusnya ke Palestina.

Dia juga meminta Hizbullah dan sekutu-sekutunya untuk membentuk sebuah strategi gabungan menghadapi Israel, dan menganjurkan intifadah Palestina ketiga untuk menggulingkan pengakuan AS atas Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pekan lalu, Nasrallah menyerukan sebuah “KTT Islam yang akan mengumumkan Yerusalem sebagai ibukota abadi Palestina.”

“Kami mendukung seruan untuk sebuah intifada Palestina baru dan meningkatkan perlawanan yang merupakan respons terbesar, paling penting dan paling serius terhadap keputusan Amerika,” tambahnya, seperti dikutip oleh Lebanon’s Naharnet TV.

Israel telah melancarkan dua perang melawan Hizbullah, dengan konflik terakhir, pada tahun 2006, menewaskan lebih dari seribu warga sipil Lebanon. Konvoi Hizbullah di Suriah, juga sering menjadi sasaran serangan udara Israel.