Hijrah ke Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso Akui Terhipnotis Sosok Tommy Soeharto

Hijrah ke Partai Berkarya, Priyo Budi Santoso Akui Terhipnotis Sosok Tommy Soeharto

133
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Priyo Budi Santoso mengungkapkan alasannya bergabung ke Partai Berkarya bentukan Hutomo Mandala Putra (Tommy Soeharto). Priyo yang akan menjabat sebagai Seketaris Jenderal ini mengaku mengikuti jalan takdir sejarah.

“Jadi alasannya pertama saya harus menjalani takdir sejarah ketika saya mendapat kehormatan ditawarin oleh mas Tommy Soeharto dan ketika saya melihat ketum berkarya yang baru dipimpin oleh tokoh yang saya hormati langsung bernama Hutomo Mandala Putra,” jelasnya Priyo saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Kamis (12/4/2018).

Baca juga :   Al-Khathath ditangkap, Munarman Kunjungi Mako Brimob

Priyo mengaku melihat sosok Tommy Soeharto dalam mengambil keputusan pindah ke Partai Berkarya. Dirinya menegaskan akan mendampingi putra bungsu Presiden Soeharto tersebut.

“Saya melihat figur Tommy sebagai komandan tertinggi berkarya dan saya menjadi pertimbangan utama saya sehingga saya tenang memutuskan mendampingi putra bung Harta langsung di trah Soeharto,” jelas pria yang juga menjabat Wakil Ketua ICMI tersebut.

Priyo sendiri mengaku sudah diminta untuk bergabung sejak 2 minggu lalu. Tetapi baru formal diteken sebagi formatur tunggal baru, hari Jumat kemarin.

Baca juga :   Komisioner Bidang Pendidikan KPAI : Memasuki Ajaran Baru, Pihak Yudhistira Sudah Menarik Buku Lama

Baginya keputusan bergabung ini pun karena alasan Partai Berkarya memiliki visi yang sama dengan Partai Golkar. Tetapi menurutnya jauh lebih asli karena adanya keluarga Cendana.

“Saya lihat berkarya ini beda tipis dengan Golkar tentang visi misi tentang NKRI, tentang memayungi keanekaragaman. Tapi yang membedakan adalah partai berkarya ini murni dipimpin oleh trah Soeharto. Ini yang ikut menghipnotis saya,” pungkasnya.