Home Uncategorized Heri Istu Hariono: Keroyok Narkoba

Heri Istu Hariono: Keroyok Narkoba

296
heri istu hariono, kepala bnn tangsel dok : O7P
heri istu hariono, kepala bnn tangsel dok : O7P

Majalahayah.com, Jakarta – Dalam rapat gabungan yang diselenggarakan anggota komisi 1 DPRD Tangerang Selatan, pada Kamis 1 September kemarin dengan melibatkan berbagai unsur, menghasilkan wacana pembentukan Kampung Anti Narkoba di beberapa wilayah.

Pembentukan Kampung Anti Narkoba ini diharapkan bisa meminimalisir ruang gerak bandar narkoba di wilayah-wilayah yang disinyalir terdapat peredaran narkoba, ataupun yang belum terindikasi demi pencegahan masuknya narkoba. Satgas dan pos-pos pantau anti narkoba pun akan dibentuk.

Heri Istu Hariono, Kepala BNN Kota Tangsel mengatakan diawal tingkat kampung dulu, lalu kelurahan, kecamatan, dan diharapkan kota dan provinsi bisa mengantisipasi beredarnya narkoba.

“Pelaku narkoba akan di keroyok dalam Kampung Anti Narkoba ini. Tentu saja keroyok yang dimaksud bukan aksi main hakim sendiri, melainkan semua pihak terkait diharapkan bersama-sama berusaha menangkal ancaman serius bagi kehidupan sebuah bangsa itu”, ujar nya kepada Majalahayah.com di sela berakhirnya rapat. (01/09)

Dirinya menambahkan narkoba adalah musuh bersama, jadi tidak mungkin hanya ditangani oleh satu badan seperti BNN saja. Ia berharap semua stakeholders bergerak bersama. Jika hanya seporadis dan sosialisasi yang tidak komprehensif, maka narkoba akan sulit diberantas.

BNN menurutnya memiliki jargon 3M, yaitu Melindungi, Menyampaikan, dan Melapor. Masyarakat dihimbau untuk melapor temuan atau indikasi narkoba dan tidak perlu takut. Pelapor dilindungi oleh undang-undang dan aparat kemananan tidak akan menyebut identitas pelapor.

Bagi orang tua yang mengetahui anak nya atau siapapun yang tahu orang lain terindikasi narkoba namun terbukti tidak melapor, maka akan dihadapkan ancaman kurungan minimal 6 bulan penjara. Selain itu ia berpesan untuk kita harus peduli dan tegas terhadap ancaman narkoba ini.

(O7P)