Home Nasional Hampir 9 Jam Diperiksa, Ketum Pemuda Muhammadiyah Dicecar Pertanyaan Ini

Hampir 9 Jam Diperiksa, Ketum Pemuda Muhammadiyah Dicecar Pertanyaan Ini

134
Ketum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak. Foto: ysf/majalahayah.com

Majalahayah.com, Jakarta – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku menerima 24 pertanyaan saat diperiksa sebagai saksi kasus penyiraman air keras yang dialami penyidik KPK, Novel Baswedan.

Pertanyaan dilontarkan oleh sembilan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Selama hampir sembilam jam diperiksa, Dahnil membeberkan bahwa penyidik banyak menanyakan seputar mengapa dirinya merasa pesimistis kepada polisi dalam upaya penuntasan kasus Novel.

Hal itu terkait pernyataan Dahnil dalam salah satu acara televisi berita nasional yang berimbas pada pemanggilan dirinya sebagai saksi.

“Di acara itu saya menyatakan bahwasannya saya pesimis Polisi mau menuntaskan kasus ini. Pertanyaan itu yang banyak disampaikan, kenapa saya pesimis dan sebagainya,” katanya di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018) malam.

Ia lalu menjelaskan rasa pesimis itu muncul karena Polisi dianggap memiliki keterbatasan dalam mengungkap kasus Novel. Keterbatasan itu menurutnya terjadi ketika Polisi berhadapan dengan aspek nonteknis, misalnya politik.

“Itu yang saya nyatakan di acara salah satu media nasional. Itu yang banyak ditanyakan oleh Polisi,” ucap Dahnil.