Foto : Habib Rizieq Shihab dan para ulama menghadiri Safari Dakwah di Kepulauan Seribu, 13/3. (majalahayah.com/yt)

Majalahayah.com, Jakarta – Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan pihaknya telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab.

Surat dikeluarkan sebagai tindak lanjut atas dinaikkannya status Habib Riziq dari saksi menjadi tersangka kasus dugaan percakapan mesum.

“Jadi saya ingin menyampaikan tindak lanjut penyidik pada kasus Rizieq Shihab. Penyidik sudah mengeluarkan surat perintah penangkapan,” ucapnya di Polda Metro Jaya, Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Selasa (30/5/2017).

Ia menjelaskan langkah selanjutnya yaitu mendatangi kediaman Habib Rizieq, baru kemudian ke kantor imigrasi untuk memastikan keberadaannya.

“Penyidik akan datang ke rumah tersangka lalu ke Imigrasi, mencari Imigrasi memastikan keberadaan tersangka ada di mana. Jadi ini dasar, untuk mengeluarkan daftar pencarian tersangka,” lanjutnya.

Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), kata Argo, juga sudah diterbitkan untuk menyelidiki kasus itu. Ia membeberkan dua alat bukti sudah cukup untuk melanjutkan melanjutkan penyidikan terhadap Habib Rizieq.

“Penyidik juga hari ini menerbitkan SPDP dan kita kirimkan. Dalam melakukan kegiatan ini kita ikuti aturan yang sudah ada saat ini. Bukti yang didapat sesuai KUHAP dua alat bukti sudah cukup keterangan saksi, keterangan saksi ahli,” pungkasnya.