Majalahayah.com, Jakarta – Gunung Slamet 293 kali gempa embusan sepanjang Rabu 14 Agustus 2019, berdasarkan rekaman seismograf Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah puncak gunung api di Jawa Tengah itu.

PVMBG menyatakan tingkat aktivitas gunung setinggi 3.432 meter dari permukaan laut (mdpl) tersebut masih level II atau waspada sejak 9 Agustus 2019.

“Dari kemarin hingga pagi ini visual, Gunungapi tertutup kabut. Asap kawah tidak teramati,” lapor PVMBG seperti dikutip dari laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM, Kamis (15/8/2019).

Gempa embusan mencapai 293 kali melanda Gunung Slamet kemarin dan tremor menerus dengan amplitudo dominan 0,5 mm.

Pemerintah daerah dan BPBD diminta agar senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pemantau Gunung Api (PGA) Slamet di Desa Gambuhan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang atau PVMBG di Bandung.

VONA terakhir terkirim kode warna Yellow, terbit 10 Agustus 2019 pukul 14.02 WIB, terkait peningkatan aktivitas kegempaan Gunung Slamet.