Majalahayah.com, Jakarta – Sidang ke-19 kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah selesai dilakukan. Sidang yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta Selatan itu mengagendakan pembacaan tuntutan dari Jaka Penuntut Umum (JPU) yang pada sidang sebelumnya sempat tertunda.

Dalam tuntutannya, Ketua Tim JPU, Ali Mukartono meminta kepada Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman satu tahun penjara dengan masa percobaan selama dua tahun lamanya terhadap Ahok.

“Terdakwa Ahok terbukti bersalah melakukan tindak pidana dimuka umum, ujaran kebencian, dan penghinaan terhadap suatu golongan rakyat Indonesia, sebagaimana diatur dalam pasal 156 KUHP,” kata Ali saat membacakan berkas tuntutan setebal 209 halaman itu, Kamis (20/4/2017).

Sementara itu, Ahok sendiri mengatakan kepada Majelis Hakim akan tetap mengajukan nota pembelaan (pledoi) dirinya, dalam sidang selanjutnya yang akan digelar kembali pada Selasa, 25 April.

“Kami akan mengajukan pledoi masing-masing,” tandasnya.