Majalahayah.com, Jakarta – Gerakan Suporter Indonesia (GSI) melihat pengelolaan olahraga nasional telah tersusupi kepentingan politik. Bagi mereka para mafia politik tersebut selalu mengambil keuntungan dari penyelenggaran olahraga nasional dan internasional.

“Hampir semua ketua ketua cabang olahraga ini diisi para politisi, yang kedua para titipan titipan para elit yang sebetulnya pada korup. Olahraga kita dikorup semua sebetulnya,” tegas Imanuel perwakilan dari GSI saat ditemui di Cikini, Jakarta, Selasa (29/8/2017).

Selain itu dirinya pun menyoroti sikap dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrowi yang tidak bersikap tegas atas kondisi tersebut. Bahkan GSI melihat Menpora tidak punya kemauan untuk membersihkan hal tersebut.

“Bukan tidak berani tapi tidak mempunyai kemamuan. Soal keberanian mereka adalah wakil negara, mempunyai hak dalam menentukan regulasi atau aturan,” ungkapnya.

Karena itu dirinya berharap ke depan kelembagaan olahraga nasional tidak lagi diatur oleh politikus. Tapi harus orang-orang yang paham akan nilai dari olahraga tersebut.

“Kedepannya kita membutuhkan mentri atau orang yang menangani olahraga ini adalah orang-orang yang mempunyai keberanian untuk mengangkat nama atliet, jangan dari politisi ataupun dari partai. Seharusnya dengan orang yang memahami dibidangnya,” pungkasnya.