Home Parenting Ganti Popok Bayi Saat Sudah Penuh? Jangan Dibiasakan Bun, Perhatikan Dampaknya

Ganti Popok Bayi Saat Sudah Penuh? Jangan Dibiasakan Bun, Perhatikan Dampaknya

133

Majalahayah.com, Jakarta – Rutinitas mengganti popok bayi merupakan hal yang sangat penting. Pada ibu atau ayah biasanya menunggu sampai popok bayi dirasa penuh baru akan diganti. Namun, hal tersebut tak baik loh para sahabat ayah bagi kulit bayi.

Membiarkan bayi terus menggunakan popok yang sudah kotor dalam waktu lama, berisiko menimbulkan ruam popok pada kulit di sekitar pantat bayi. Apabila ini dilakukan terus, kulit di area pantat bakal mengalami iritasi, gatal, kemerahan, hingga rasa perih. Ini pun akan membuat bayi jadi lebih rewel.

Tak cuma itu saja, bahaya tak mengganti popok dalam waktu lama juga akan menyebabkan beberapa penyakit di kemudian hari. Si kecil akan berisiko terkena infeksi kandung kemih dan juga infeksi yang dikarenakan jamur dan bakteri. Ini akibat lembap yang disebabkan oleh kotoran yang terlalu lama menumpuk dalam popok.

Ibu memang harus selalu rutin mengganti popok bayi tanpa harus menunggunya penuh terlebih dahulu. Meski belum penuh, tak ada salahnya menggantinya dengan yang baru. Maka, diimbau agar para orangtua secara berkala dan segera ganti jika sudah tak bersih. Sebenarnya waktu paling ideal mengganti popok adalah setiap si kecil kapan pun ia buang air besar atau kecil. Ini agar si kecil merasa nyaman dan tak rewel.