Aplikasi telegram. Foto : giztab.com

Majalahayah.com, Jakarta – Dianggap sebagai salah satu pesaing WhatsApp, tampaknya Telegram terus memperbaiki diri. Kali ini, fitur yang disediakan oleh pengembang ialah halo-halo atau telefon. Meski terkesan terlambat, fitur voice call di Telegram ini dikatakan memiliki tingkat keamanan yang ketat.

Dilansir dari Android Authority, Jumat (31/3/2017), layaknya obrolan teks, Voice Call di Telegram disinyalir menawarkan end-to-end aman dan obrolan audio terenkripsi. Telegram menggunakan pertukaran kunci Diffie-Hellman untuk memastikan panggilan tidak bisa disadap.

Tak hanya itu, Telegram juga menggunakan emoji untuk memungkinkan pengguna mengetahui panggilan mereka aman. Pada dasarnya, jika Anda dan orang yang berbicara melihat empat emoji yang sama, chat tersebut akan dienkripsi.

Di samping itu, Voice Call di Telegram akan menggunakan koneksi peer-to-peer untuk sebagian besar, tapi untuk beberapa alasan jika tidak bisa dilakukan, aplikasi malah akan menggunakan server terdekat untuk menghubungi panggilan Anda.

Selain itu, perusahaan juga mengklaim bahwa aplikasi akan menggunakan jaringan saraf dan machine learning sehingga panggilan masa depan akan memiliki perbaikan dalam kualitas audio. Aplikasi ini juga menambahkan cara untuk mengontrol siapa yang bisa dan tidak menghubungi Anda di Telegram.