Home Uncategorized Fahira Idris, Pengusaha Parsel dan Penggagas Gerakan Anti Miras

Fahira Idris, Pengusaha Parsel dan Penggagas Gerakan Anti Miras

291
Suasana Syukuran Hari Lahir GENAM Ke 3 Tahun, dok O7P

Majalahayah.com, Jakarta – Berbicara tentang penyakit masyarakat, memang membuat kita menjadi geram. Khususnya di Indonesia sekarang ini, telah menjelma menjadi sebuah permasalahan yang kompleks. Berbagai cara telah dilakukan oleh pemerintah atau lembaga terkait demi memberangus salah satu ancaman serius negara ini.

Namun tidak sedikit pula orang atau lembaga swasta yang juga peduli terhadap berbagai permasalahan penyakit masyarakat yang ada. Fahira Idris contohnya, pengusaha parsel dan politisi ini menginisiasi Gerakan Nasional Anti Miras (GENAM) pada tahun 2013 dimana ia menjadi ketua umum nya.

Saat ini GENAM dengan programnya fokus melakukan edukasi, mengawal  peraturan seperti PERDA dan RUU, atau aktif melakukan sosialisasi di media sosial seperti melakukan Tweet Mob di Twitter.

Pada Kamis 1 September kemarin, GENAM tepat berusia 3 tahun dan tim Majalahayah.com berkesempatan mewawancarainya di kediaman pribadinya di bilangan Duren Tiga, Jakarta Selatan.

“Peredaran miras di Indonesia kini telah merajalela. Ini dibuktikan dengan begitu mudahnya miras diperoleh anak dan remaja yang dipajang dekat jus atau susu, padahal miras menimbulkan adiksi”, jelasnya di sela acara peringatan itu.

Dirinya mengisahkan pendirian GENAM diawali dengan munculnya keresahan pengguna aktif di Twitter, serta laporan banyaknya minimarket yang menjual miras dengan bebas, dari salah seorang rekannya pada tahun 2012 yang saat ini menjadi wakil ketua umum GENAM. Saat itu kata Fahira, Lukman Hakim Syaifuddin juga bergabung di dalamnya, sebelum jadi Menteri Agama sekarang.
( O7P )