Edukasi Tentang Terorisme, Aryo Wahab Ungkap Hindari Anak Konsumsi Berita Kekerasan

Edukasi Tentang Terorisme, Aryo Wahab Ungkap Hindari Anak Konsumsi Berita Kekerasan

32
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Insiden peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo kini menjadi sorotan masyarakat Indonesia. Diketahui tiga gereja tercatat mendapat serangan bom bunuh diri dan menewaskan belasan orang pada Minggu, 13 Mei 2018.

Hal ini membuat banyak pihak angkat bicara. Salah satunya Aryo Wahab selaku Musisi yang dikenal sebagai ayah penyayang.

“Menyedihkan, menakut-nakuti teroris seperti ini, tidak penting, apa motivasinya? Pelakunya juga punya keluarga yang mereka sayangi, masa bisa membutakan hal itu, kasih sayang udah harus dimulai dari sedini mungkin. Ini tindakan yang sangat kejam,” ucap Aryo saat ditemui di Grand Wahid Jaya, Jakarta (14/05/2018).

Baca juga :   Rezim Jokowi Bubarkan Seminar, AJI : Indonesia Darurat Demokrasi

Menghindari informasi yang tersebar di media sosial, menjadi langkah Aryo untuk melindungi anaknya. Terutama katanya, menghindari berita tentang terorisme.

“Bahkan aku mengindari berita seperti itu ke anakku, kita harus menjaga anak kita, dengan penuh kasih sayang dan harus ada gerakan positif ke anak kita,” tambahnya.

Mengetahui peran orang tua terhadap anak sangat penting dalam kondisi saat ini, Aryo tegaskan orang tua wajib memberikan edukasi terhadap anak.

“Cara orang tua dalam mengedukasi berbeda-beda sesuai dengan karakter anak, yang terpenting luangkan waktu bersama anak, berikan brainstroming, agar bisa meresapi nilai-nilai dan berilah contoh bukan sekedar omongan,” tutur Aryo.

Baca juga :   Pengantar tentang Kepemimpinan Ayah dalam Mewujudkan Keluarga Samara

Menyingung reformasi, Aryo tegaskan reformasi sebenarnya ada ditangan generasi anak zaman saat ini.

“Makanya kalau punya anak jangan hanya sekedar ingin. Jangan sampai kita tidak reformasi, karena reformasi yang sebenarnya adalah generasi anak zaman sekarang untuk masa depan itu. Tetapi harus kita modali dengan ilmu pendidikan dan ilmu yg bermanfaat untuk dunia dan akhirat,” tukasnya.

Diakhir kata, Aryo sampaikan bahwa kejahatan tidak perlu dibalas dengan kejahatan, hidup damai dan tebarkan kebaikan.