andrea dovizioso. foto : motogp.com

Majalahayah.com, Jakarta – Rider milik Tim Ducati Corse, Andrea Dovizioso akan berusaha  lebih realistis saat motornya berada di lintasan. Ia mengaku tak ingin terlalu mengambil risiko besar jika situasinya membahayakan dan tak menguntungkan dirinya meraih poin.

Dovizioso menuturkan ada sejumlah rider yang mengikuti ambisi mereka untuk tampil sesuai naluri balapnya. Namun, ia tak menampik jika pembalap yang mengatasi kondisi lintasan dan mampu mengendalikan motornya dengan baik, maka dapat tampil dengan kecepatan maksimal.

Dovizioso juga mengatakan pembalap yang tak mampu menguasai tunggangannya dan tak mengenal lintasan dengan baik, maka hasil buruk harus siap diterima. Hal tersebut akan berbanding lurus dengan segala risiko yang dihadapi seorang pembalap yang memiliki tekad dan ambisi besar.

“Ada beberapa pembalap yang mengikuti perasaan mereka. Ketika segalanya berjalan baik, mereka akan melaju sangat cepat. Namun, ketika sesuatu berjalan buruk, mereka juga akan tampil sangat buruk,” ucap Dovizioso seperti dikutip dari Tuttomotoriweb.

“Saya selalu berusaha memahami apa yang terjadi dan kemudian melihat batas (realistis di lintasan). Saya pikir jarak salah, tapi kadang kurang beruntung,” sambungnya.

Dovi akan menjalani sesi tes pramusim kedua MotoGP musim ini di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada 16-18 Februari 2018. Pembalap berpaspor Italia itu sebelumnya belum meraih hasil maksimal lantaran finis keempat di tes pramusim pertama yang berlangsung di Sirkuit Sepang, Malaysia pada hari ketiga.

Sementara itu, Lorenzo harus puas berada di peringkat tujuh di klasemen akhir MotoGP 2017 dengan mengumpulkan 137 poin. Di musim perdananya bersama Ducati, pembalap berjuluk X-Fuera itu belum meraih hasil maksimal lantaran masih beradaptasi dengan motor tim pabrikan asal Italia tersebut.