Dimintai Keterangan Selama Tujuh Jam, Novel Baswedan Ditanya 23 Pertanyaan oleh Tim...

Dimintai Keterangan Selama Tujuh Jam, Novel Baswedan Ditanya 23 Pertanyaan oleh Tim Pantau

82
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Novel Baswedan memenuhi panggilan Tim Pantau Kasus Novel Baswedan, di Kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (13/3/2018). Novel sendiri tiba di Komnas HAM sejak pukul 13.50 WIB didampingi oleh sang istri dan tim pengacara.

Novel sendiri dimintai keterangan selama tujuh jam dengan 23 pertanyaan seputar kasus yang menimpanya. Menurut tim pengacara, hal ini karena Novel sendiri ingin menyampaikan secara detail tentang kasusnya.

“Tetapi secara umum saya ingin sampaikan hal-hal yang berkenaan dalam permintaan keterangan tadi, kita dan bang Novel menyampaikan yang berkenaan dengan kronologis peristiwa tentunya baik pra maupun pasca peristiwa,” jelas Yati Andriyani selaku tim pengacara Novel.

Yati juga memaparkan bahwa pertanyaan tersebut berkenaan dengan informasi pekerjaan Novel dan kasus-kasus perkara-perkara yang dirinya tangani selama bekerja di KPK. Selain itu juga disampaikan berkenaan hal-hal yang berkaitan dengan proses pengungkapan kasus penyiraman air keras sejak tanggal 11 April 2017.

Baca juga :   BNPB Rekomendasikan Lokasi Pascabencana Banjir Jadi Ruang Publik

“Yang lain juga disampaikan berkaitan dengan kejanggalan atau sejumlah hambatan-hambatan dalam pengungkapan kasus ini. Dan terakhir juga bang Novel menyampaikan harapannya kepada tim Komnas HAM dalam proses permintaan keterangan yang tadi dilakukan,” ujar Yati.

Muji Kartika Rahayu sebagai kuasa hukum pun melihat Novel cukup koperatif dengan menjawab semua pertanyaan tim pantau tersebut. Baginya hal ini membantah pernyataan yang menyebutkan Novel terlalu irit bicara saat dimintai keterangan.

“Jadi setiap pertanyaan juga selalu dijawab dengan seluruh informasi yg dimiliki. Jadi kalau misalnya dibilang Novel irit bicara ketika ditanya polisi, kami tadi justru ketika mendengarkan itu ini sebenarnya banyak sekali informasi yang disampaikan gitu,” jelasnya.

Baca juga :   KPK Mulai Soroti Kinerja Polda Metro dalam Penanganan Kasus Novel Baswedan

Sementara itu Alghiffari yang juga merupakan tim pengacara Novel memberikan apresiasi kepada Komnas HAM. Karena baginya Komnas HAM terlihat cukup serius dengan melihat jumlah list pertanyaan yang diberikan.

“Ada 23 pertanyaan yang bisanya di kepolisian hanya sepuluh kemarin juga tidak sampai 23 di Singapore mungkin Komnas HAM punya list pertaanyaan yang detail dan kami hargai komnas HAM,” pungkasnya.

Novel Baswedan sendiri mendatangi Komnas HAM untuk dimintai keterangan oleh tim Pantau Kasus Novel Baswedan. Sementara itu tim pantau yang hadir sendiri Sandrayati Moniaga, M Choirul Anam, Bivitri Susanti, Ahmad Taufan Damanik.