Gubernur Anies Baswedan. (Foto : Pemprov DKI)

Majalahayah.com, Jakarta – Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Ida Mahmudah mengkritik kebijakan Gubernur Anies Baswedan yang menurutnya hanya fokus revitalisasi trotoar di Ibu Kota ketimbang memperbaiki waduk dalam menghadapi musim penghujan yang berpotensi banjir.

“Kok justru program prioritas dia trotoar? Sebentar lagi yang banjir nih kenapa tidak konsentrasi bahwa waduk itu memang segera diperbaiki,” kata Ida di DPRD DKI Jakarta, Senin (11/11/2019).

Dikutip dari Okezone, menurut Ida, seharusnya Anies memprioritaskan renovasi waduk dan aliran sungai agar dapat menampung air saat hujan sehingga mengatasi potensi banjir.

“Harusnya kan gitu. Ini kan prioritas program nasional. Macet, banjir, ini kan harus segera diselesaikan. Tapi kalau saya melihat konsentrasinya justru di anggaran ini yang lumayan besar, di trotoar, sama di penataan RW,” ujarnya.

Ia mendesak Anies untuk memperbaiki sungai-sungai di Ibu Kota agar volume air bisa mudah mengalir ke waduk. “Yang sifatnya masih bisa beberapa bulan ini harusnya digenjot ke sana (waduk). Aliran air ke sungai harus segera diselesaikan,” kata dia.

Menanggapi hal itu, Gubernur Anies Rasyid Baswedan mengatakan, setiap pekerjaan yang dilakukan oleh pihaknya tak perlu dipublikasikan, tapi lihat hasilnya nanti. Sebab, bila dia berkoar-koar sekarang tanpa disertai bukti, itu hanya sebuah bualan belaka.

“Kalau dikerjakan sih semuanya dikerjakan. Tidak semua yang kita kerjakan itu terberitakan, tapi kita siapkan semuanya,” kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat.

Ia menyebut, Pemprov DKI tetap fokus mengerjakan pengerukan-pengerukan sungai untuk mengantisipasi kiriman air dari Bogor saat musim penghujan tiba. “Jadi pengerukan-pengerukan jalan terus di waduk-waduk kita dan sungai-sungai. Semuanya kita lakukan,” kata Anies.