Didorong Jadi Cawapres, Alumni 212 Minta Anies Tak Ikuti Jejak Jokowi

Didorong Jadi Cawapres, Alumni 212 Minta Anies Tak Ikuti Jejak Jokowi

225
SHARE
Gubernur Jakarta 2017 - 2022, Anies Baswedan. Sumber: setkab.go.id

Majalahayah.com, Jakarta – Politisi Partai Gerindra Biem Triana Benyamin berharap, PKS selaku rekan koalisi legawa bila Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dipilih menjadi calon wakil presiden pendamping Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

Sementara itu Kepala Divisi Hukum DPP Persaudaraan Alumni (PA) 212, Damai Hari Lubis berharap Anies Baswedan tetap melaksanakan tugasnya hingga  periode berakhir (2017-2022). Dirinya meminta Anies tidak mengikuti langkah Jokowi yang meninggalkan jabatannya untuk jadi Capres.

“Sebaiknya Gubernur Anies fokus urus Jakarta sampai dengan masa jabatan gubernur Jakrta yang terpilih secara demokratis sejak 2017 sampai habis masa jabatan yang diembannya,” ujar Damai saat ditemui di kawasan Condet, Jakarta Timur, Rabu (13/6/2018).

Baca juga :   Hary Tanoe Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Dirinya malah meminta nama Salim Jufri
yang merupakan Dewan Syuro PKS sebagai pendamping Prabowo Subianto. Hal ini baginya sebagai alternatif jika Gerindra dan PAN tidak sepakat dengan sembilan nama dari PKS.

“Sebaiknya Gerindra dan PAN justru mestinya legowo Cawapres dari PKS. Jika Gerindra tidak terima Aher dan Hidayat Nur Wahid sebagai Cawapres Prabowo, karena masih ada Dewan Syuro PKS Salim Jufri yang mewakili Ulama & Habaib,” tegasnya.

Baca juga :   DKPP Gelar Acara Pemaparan Hasil Penelitian Etika dengan 7 Lembaga

Baginya sosok Salim cukup tepat untuk memimpin bangsa. Karena katanya telah berpengalaman menjadi duta besar (Dubes) dan juga dekat dengan ormas Islam

“Disamping beliau dikenal sebagai sosok pribadi yang cerdas dan bersih dimata masyarakat umum dan kalangan aktifis muslim dan para aktifis nasionalis juga diketahui nyata  serta berpengalaman jadi Menteri dan Dubes, selain itu  juga beliau dekat dengan masyarakat warga  NU dan warga  Muhammadiyah,” pungkas pria yang juga menjabat ketua Korlabi/ Koordinator Pelaporan Bela Islam tersebut.