ibu atau istri hamil
Ilustrasi foto saat kehamilan istri. Sumber www.ukhtiindonesia.com

Majalahayah.com, Jakarta – Banyak keinginan alias Ngidam sering kali dikeluhkan oleh para suami ketika sang istri sedang mengandung buah hati. Permintaan yang tak terduga dan harus didapatkan sesegera mungkin ternyata hal yang normal dialami wanita hamil loh sobat!.

Meskipun penyebab Ngidam masih misteri, namun dr. Tauhid Nur Azhar. M.Si. Med., M.Kes sebut beberapa hipotesis penyebab Ngidam. Pertama, ia katakan dapat diartikan tubuh yang kekurangan nutrisi tertentu sehingga otak langsung merespon.

“Jika hal tersebut terjadi, pada akhirnya akan menimbulkan keinginan untuk mencukupi kekurangan gizi tersebut,” imbuhnya dalam buku “Anda Bertanya Dokter Menjawab”

Selain faktor kekurangan gizi tertentu, sambung dr. Tauhid, Ngidam diduga keras karena adanya perubahan hormon pada ibu hamil. Hormon yang bertanggung jawab menimbulkan Ngidam adalah Human Chorionic Gonadotropin (HCG).

“Biasanya ibu hamil mengalami Ngidam pada awal kehamilan. Mengapa? karena kadar HCG tertinggi adalah saat usia kehamilan 14-60 hari dan mulai menurun ketika usia empat bulan. Namun kondisi ini bisa saja berlangsung selama sembilan bulan,” jelasnya.

Selanjutnya, faktor psikologis. dr. Tauhid tambahkan faktor psikologis disebabkan suami kurang perhatian sehingga membuat ibu hamil ingin diperhatikan.

“Dengan membelikan atau memenuhi Ngidamnya, si ibu akan merasa bahwa suaminya menjadi perhatian kembali dan Ngidam pun hilang. Hal ini berkaitan erat dengan emosi ibu hamil yang labil akibat meningkatnya kadar hormon progesterone.

Penelitian yang dilakukan Lousiana Tech University, Ruston, Amerika Serikat, menyatakan bahwa keinginan makan makanan rasa tertentu pada ibu hamil berubah sesuai dengan usia kehamilan.

“Pada ibu usia kehamilan awal (trimester awal) biasanya sering Ngidam makanan manis. Hal ini disebabkan karena tubuh ibu hamil membutuhkan asupan kalori lebih,” tandasnya.