Home Uncategorized Darurat Narkoba, Tangsel Berbenah

Darurat Narkoba, Tangsel Berbenah

292
Sri Wahyu Ningsih, pengurus GENAM dok : O7P
Sri Wahyu Ningsih, pengurus GENAM dok : O7P

Majalahayah.com, Jakarta – Narkoba kembali menjadi ancaman serius bagi masyarakat setelah kepolisian berhasil menguak kasus penyalahgunaan narkoba yang dilakukan Gatot Brajamusti, setelah baru saja terpilih kembali sebagai Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) dalam satu periode kedepan.

Gatot yang dikenal sebagai guru spiritual beberapa artis ini tertangkap basah di Lombok NTB, bersama istri dan rekannya termasuk mantan istri almarhum Adjie Massaid, Reza Artamevia. Kembali dunia entertaint harus menelan pil pahit dari masyarakat oleh cita buruk yang ditimbulkannya, akibat ulah “pentolan” para artis ini.

Tangerang Selatan, sebagai salah satu kota di Indonesia yang juga menjadi wilayah paling rawan peredaran narkoba, menjadi perhatian beberapa pihak terkait. Pada Kamis 1 September kemarin, anggota DPRD komisi 1 menggelar rapat kerja di gedung IFA Serpong, dalam rangka melakukan fungsi pengawasan DPRD kota Tangsel, terkait antisipasi darurat narkoba.

Rapat gabungan yang dimulai pukul 14.00 ini, dihadiri beberapa unsur terkait, seperti para Camat, Gerakan Nasional Anti Miras (GENAM), Gerakan Nasional Anti Narkotika (GRANAT), Badan Nasional Penanggulangan Narkotika (BNN), dan lainnya.

“Kami tanamkan kepada anak muda jangan pernah coba narkoba, karena pasti berakhir dengan rehabilitasi, penjara, atau kematian”, tutur Heri Istu Hariono, Kepala BNN Kota Tangsel kepada Majalahayah.com (01/09)

Wacana pembentukan “Kampung Anti Narkoba” pun bergulir sebagai hasil rapat gabungan. Diharapkan program ini kedepannya akan secara konsisten menangkal peredaran narkoba di semua wilayah.

(O7P)