Dalam Permainan, Sesekali Orangtua Kenalkan Anak Pengalaman Gagal

Dalam Permainan, Sesekali Orangtua Kenalkan Anak Pengalaman Gagal

36
SHARE
Ilustrasi Ayah bermain dengan anak. Sumber http://www.strangetinypeople.com
Ilustrasi Ayah bermain dengan anak. Sumber http://www.strangetinypeople.com

Majalahayah.com, Jakarta – Sebagai orang tua, kita tentu berusaha dan mengharapkan buah hati tumbuh sehat, cerdas, dan bisa mandiri saat dewasa nanti. Selain itu, Ayah dan Bunda pasti ingin si kecil mampu bertanggungjawab atas hidupnya dengan baik dan tidak mudah putus asa, saat keinginannya tidak tercapai.

Nah, supaya anak-anak bisa menjadi pribadi yang tangguh, kita perlu tahu cara mendidik dan menempanya sejak dini. Salah satunya adalah dengan sesekali memberikan pengalaman kegagalan dalam permainan.

Umumnya, Ayah, Bunda dan orang dewasa lain akan mengalah saat bermain dengan anak-anak. Membiarkan si kecil menang dengan mudah untuk membuatnya senang dan bahagia. Namun, boleh lho sesekali, Ayah dan Bunda membuat buah hati gagal, agar dia bisa belajar menerima kegagalan, dan belajar menghadapi kenyataan.

Baca juga :   Iklan Rokok Sangat Visual, Wakil Ketua KPAI : Akan Buat Anak Tertarik

Anak-anak tentunya akan merasa sedih, marah, atau bahkan ngambek putus asa, ketika kalah. Namun, saat ini lah secara alami, anak-anak akan belajar pelan-pelan tentang mengendalikan emosi.

Di sinilah tantangan untuk Ayah dan Bunda sebagai orang tua. Bagaimana mengajarkan pada anak untuk kembali bangkit dan bersemangat, setelah kalah atau gagal.

Pelajaran lewat pengalaman yang Ayah dan Bunda berikan inilah, yang Insya Allah menjadi bekal si kecil di masa depan. Pengalaman yang diberikan orang tua bisa jadi pelajaran, motivasi, dan solusi untuk anak-anak, ketika menemukan kendala dalam hidupnya. Anak pun bisa menjadi pribadi yang tangguh, berani, dan berkarakter.

Jadi, yuk Ayah dan Bunda kita latih dan didik anak-anak kita memiliki mental yang kuat. Bantu buah hati mengubah pengalaman gagal dan kalah menjadi motivasi dan semangat, agar menjadi lebih baik di masa depan. Sebagaimana dilansir dari sumber esq165.id.

Baca juga :   Fimosis Sebabkan Infeksi Pada Penis Anak, Orangtua Harus Awasi Sedari Dini