Home Kabar Curah Hujan Rendah di Beberapa Wilayah, BNPB Imbau Antisipasi Karhutla

Curah Hujan Rendah di Beberapa Wilayah, BNPB Imbau Antisipasi Karhutla

56
Kebakaran Hutan (Dok : BNPB)

Majalahayah.com, Jakarta – Curah hujan rendah di beberapa wilayah diprediksi akan terjadi pada Juli hingga Oktober 2019. Kepala BNPB Doni Monardo menegaskan upaya pencegahan terhadap potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah-wilayah tadi.

BMKG memantau kondisi El Nino lemah yang diprediksi bertahan sepanjang tahun 2019. Namun demikian, dampak fenomena alam ini di musim kemarau perlu diwaspadai di daerah. “Menghadapai periode musim kemarau 2019 perlu diwaspadai wilayah-wilayah yang rentan kekeringan meteorologis seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara dan yang rentan  Karhutla seperti Riau, Palembang, Jambi serta sebagian besar Kalimantan,” kata Herizal dalam pertemuan Koordinasi Antisipasi Kahutla pada Jumat (14/4) di Graha BNPB, Jakarta.

“Puncak musim kemarau 2019 diprakirakan umumnya terjadi pada bulan Agustus 2019,” tambah Herizal.

Sementara itu Kepala BNPB Doni Mordano mengatakan, “Upaya pencegahan merupakan cara terbaik dan sangat penting untuk dilakukan karena upaya ini relatif lebih mudah dan murah dibandingkan jika kita melakukan penanggulangan kebakaran yang sudah terjadi.”

Dalam konteks pencegahan, kerja sama dengan berbagai pihak sangat dibutuhkan sejak dini. Pelibatan satuan tugas gabungan, baik dari pemerintah, TNI, Polri, masyarakat dan dunia usaha  dalam rangka mencegah dan penanggulangan karhutla merupakan alternatif perkuatan untuk menambah efektivitas upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Pada kesempatan pertemuan koordinasi Doni mengharapkan terwujudnya kesamaan persepsi semua pihak terkait, khususnya di Provinsi Riau, Sumatera Selatan dan Kalimantan Barat dalam rangka penerimaan Satgas Gabungan Karhutla TNI. Oleh karena itu, BNPB akan memberikan pembekalan yang dilakukan di tiga provinsi tadi. Melalui pembekalan, sinergitas dan kerja sama dipersiapkan sejak awal sehingga akan memberikan pemahaman yang sama terhadap kesiapsiagaan dan pencegahan dalam menghadapi ancaman karhutla tahun ini.