Foto : Pesona Pantai Anyer. (Majalahayah.com/RA)

Majalahayah.com, Sulut – Komando Daerah Militer (Kodam) XIII/Merdeka mengimbau warga Sulawesi Utara untuk tak mengadakan pesta pergantian tahun 2018 ke 2019 di kawasan pesisir pantai. Sebab, diprediksi gelombang laut masih cukup tinggi hingga mendekati akhir tahun nanti.

Kapendam XIII/Merdeka, Kolonel Mohammad Jaelani mengatakan, pihaknya menyikapi kejadian ombak besar dua hari yang lalu di kawasan Kota Manado, maka ia meminta untuk menjauhi kawasan pantai dalam mengisi liburan akhir tahun.

“Imbauan dari Pangdam meminta warga untuk menjauhi pesisir pantai karena ombak sedang besar,” kata Jaelani seperti dilansir dari Okezone, Sabtu (29/12/2018).

Adanya guncangan gempa di Filipina yang terasa hingga ke Kepulauan Talaud pada hari ini, kata dia, ia meminta masyarakat untuk menjauhi kawasan pesisir pantai. Sebab, dikhawatirkan ada gempa susulan yang memicu tsunami.

“Walaupun gempa tadi enggak menimbulkan kerusakan, diimbau untuk tidak melaksanakan pesta di pesisir pantai,” imbuh dia.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pihaknya juga selalu berkordinasi dengan BMKG untuk membantu menyebarkan informasi kepada warga bila benar terjadi tsunami di kawasan Sulawesi Utara.

“Kita juga selalu berkoordinasi dengan BMKG supaya masyarakat aman apabila terjadi benar tsunami,” pungkasnya.