Majalahayah.com, Paris – Citroen mewujudkan konsep mobil listrik berbasis baterai Ami One menjadi unit produksi massal. Kendaraan listrik penuh berkapasitas dua penumpang tersebut akan diperkenalkan secara luas kepada konsumen di kawasan Eropa, kecuali Inggris, pada pertengahan tahun ini.

Mengacu regulasi kendaraan di Prancis, Citroen Ami dapat dimasukkan ke dalam kategori quadricycle. Sehingga bisa dikemudikan oleh penumpang berusia 16 tahun ke atas, tanpa harus memiliki surat izin mengemudi. Aturan tersebut berlaku juga untuk sejumlah kawasan di Eropa seperti dilansir dari laman Autocar.

Kendaraan listrik berbasis baterai ini berukuran panjang 2,41 meter, lebih pendek 0.3 meter dari model pesaing buatan Renault, Twizzy. Hal unik lain dari kendaraan listrik Citroen Ami, adalah kedua pintu terbuka dengan arah yang tidak seragam. Pintu sebelah kiri menggunakan engsel di belakang, sementara sisi satunya memakai engsel depan.

Citroen AMI memiliki dua tempat duduk dan dibanderol dengan harga 6.900 euro (sekira Rp106,3 juta).

Kendaraan mini ini memiliki panjang 2 meter 41 sentimeter, dan merupakan salah satu dari sejumlah model baru yang diluncurkan PSA/Citroen untuk mencoba menstimulasi permintaan model listrik saat mereka menghadapi peraturan yang lebih ketat tentang polusi kendaraan.

Citroen berencana untuk menjual mobil secara online. Mobil dua tempat duduk ini dikabarkan dapat dikendarai tanpa lisensi di pasar utama Eropa.