Majalahayah.com, Jakarta – WhatsApp akan membatasi pesan terusan atau forward hanya satu kali. Ini diharapkan dapat mencegah hoaks yang beredar di platform tersebut.

“Kami memperkenalkan fitur yang membatasi pesan forward, sehingga hanya dapat diteruskan ke satu chat dalam satu waktu,” kata WhatsApp dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2020).

Tahun lalu, WhatsApp telah memperkenalkan tanda khusus untuk pesan-pesan yang telah diteruskan berkali-kali kepada pengguna. Pesan ini ditandai dengan ikon ‘panah ganda’ (double arrows) untuk menunjukkan bahwa pesan tersebut tidak berasal dari kontak terdekat.

“Kami mengetahui bahwa banyak pengguna meneruskan informasi yang bermanfaat, video lucu, meme, serta kata-kata mutiara atau doa yang bermakna. Akan tetapi, kami melihat peningkatan yang signifikan dalam jumlah penerusan pesan yang juga disampaikan oleh para pengguna bahwa limpahan pesan terusan yang mereka dapatkan terlalu banyak dan berpotensi mengandung misinformasi,” ucap WhatsApp.

WhatsApp percaya, penghambatan pesan terusan sangat penting agar terjalinnya percakapan personal.

Selain pembaruan tersebut, WhatsApp juga bekerja secara langsung dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan pemerintah, termasuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan lebih dari 20 kementerian kesehatan di seluruh dunia, untuk membantu menghubungkan orang-orang dengan informasi yang akurat.

Di Indonesia, WhatsApp telah meluncurkan chatbot terkait COVID-19 bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) untuk menjawab pertanyaan masyarakat Indonesia seputar COVID-19. Caranya, pengguna dapat mengirimkan chat ke nomor resmi WhatsApp chatbot COVID-19 (0811-3339-9000) dan menerima jawaban berupa pilihan informasi yang dapat mereka ketahui lebih lanjut.

“Layanan chatbot ini dirancang sebagai salah satu kanal resmi pemerintah Indonesia untuk menyediakan sumber informasi resmi dan tips bermanfaat kepada masyarakat Indonesia agar senantiasa aman dan terlindungi dari penyebaran COVID-19,” jelas WhatsApp.