Selera Ayah

Selera Ayah

Anies Ajak Seniman Lokal dan Asing Bentuk Wajah Baru Jakarta Lewat Mural

Majalahayah.com, Peresmian mural di kawasan Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM) menjadi awal mula kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan para seniman dalan maupun...

Tak Ingin Tertinggal, Pulau Hiri Ciptakan Inovasi Pulau Layak Anak

Majalahayah.com - Salah satu Kecamatan di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara yakni Pulau Hiri berkomitmen untuk pencanangan menuju Pulau Layak Anak. Jika biasanya disebut...

Kapal Api Bekali Pengembangan Keterampilan Melalui Program Intensif Bersama Sociopreneur Indonesia

Majalahayah.com, Jakarta – Setelah menghadirkan kegiatan networking untuk menciptakan jejaring sesama pelaku sociopreneur, PT Santos Jaya Abadi melalui salah satu mereknya yaitu Kopi Kapal...

Komunitas Adara : Kondisi Palestina Harusnya Jadi Tamparan Umat Islam

Majalahayah.com, Jakarta - Melihat kondisi Palestina yang terus mengkhawatirkan bagi umat Islam, Komunitas Adara Relief Internasional menyelenggarakan Kopdar Ilmiah yang bertemakan "Kupas Habis Sejarah...

Raung Puisi dari Pendopo Gubernuran Hingga Kebun Teh Kepahiyang

Majalahayah.com, Jakarya - Pukul menunjukkan 19:20 WIB saat tiga bis Pemerintah Daerah (Pemda) Bengkulu meluncur dari sebuah hotel, membelah malam. Sekitar sekitar 10 menit...

Marvel ‘Ant-Man And The Wasp’ Duduki Juara 1 Box Office Global

Majalahayah.com, Jakarta – Ant-Man And The Wasp, salah satu superhero milik Marvel telah menduduki posisi teratas box office Amerika Utara, berkat debut $76 juta...

Kulari Ke Pantai, Film Anak Kandung Pesan Moral Tanpa Harus Menggurui

Majalahayah.com, Jakarta – Setelah pernah sukses besar dengan  Petualangan Sherina (2000). Film Kulari Ke Pantai menjadi icon baru karya duet maut Mira Lesmana dan...

Kunjungi Solo, Jangan Lewatkan 5 Kuliner Khas yang Wajib di Nikmati

Majalahayah.com, Solo - Surakarta, atau lebih dikenal dengan nama Solo merupakan salah satu kota tujuan wisata yang populer di Jawa. Tak hanya menjanjikan wisata...

Kunjungi Kota Solo, Sempatkan Icipi Serabi Notosuman yang Melegenda 

Majalahayah.com, Solo - Tak lengkap rasanya jika saat berkunjung ke kota solo tak mencicipi serabi notosuman. Cita rasa yang khas dengan gurihnya santan yang...

Bolehkah Perempuan Muslim Traveling Sendiri Tanpa Mahram?

Majalahayah.com - Sebagai seorang Muslim tentunya kita harus mematuhi aturan-aturan yang sudah ditetapkan di dalam agama. Suka atau pun tidak suka semua harus dilaksanakan....

Baca juga :

Majalahayah.com - Pacitan - Memberikan edukasi penanggulangan bencana kepada para warga Pacitan dengan pertunjukan wayang. BNPNB juga berharap, pembangunan candi sebagai simbol tempat ibadah dan bangunan publik yang harus memperhatikan rencana tata ruang sehingga tidak mengganggu ekosistem di sekitar. Pesan yang ingin disampaikan oleh Sang Dalang yaitu pembangunan sumberdaya manusia tangguh bencana dan konsep pembangunan fisik dengan mengedepankan sisi aman bencana. Ribuan warga Pacitan memadati pertunjukkan wayang kulit yang berbarengan dengan peringatan Hari Santri Nasional. Pertunjukkan ini juga disiarkan langsung melalui stasiun radio Grindulu FM Pacitan. "Saya senang hiburan wayang kulit seperti ini, namun yang bermuatan bencana baru kali ini. Saya berharap BNPB sering menyelenggarakan wayang kulit atau kesenian rakyat dengan isi bencana. Karena lebih mudah dipahami masyarakat daripada sosialisasi di kantor atau gedung pertemuan." kata Rohib, warga Pacitan dari rilis BNPB ke awak media, Sabtu (22/10/2016). Pacitan termasuk wilayah dalam 136 kabupaten/kota dengan indeks risiko tinggi. Catatan sejarah gempabumi besar Pacitan pada 1859 dengan kekuatan 7,5 SR. Gempa saat itu menyebabkan tsunami kecil. Berselang 78 tahun, gempa besar berkekuatan 7,2 SR terjadi. Sementara itu,  beberapa waktu lalu UPN Veteran Yogyakarta, Pusat Geoteknologi LIPI serta Universitas Birgham Young, Amerika Serikat melakukan penelitian tentang endapan tsunami purba dan peramalan tsunami. Dari hasil penelitian tersebut, jargon 20-20-20, dalam konteks potensi bencana gempabumi dan taunami, dicetuskan bersama tim peneliti dan BPBD Pacitan.