Cara Mengetahui Apakah Seorang Anak Siap untuk Prasekolah

Cara Mengetahui Apakah Seorang Anak Siap untuk Prasekolah

96
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Banyak atau bahkan kebanyakan orang tua mengambil pendekatan terstandarisasi untuk memastikan perkembangan pendidikan anak mereka. Proses, yang sekarang berjalan selama 21 tahun atau lebih (jika mereka tidak mendapatkan gelar sarjana), dimulai dengan penitipan anak di rumah atau di pusat penitipan anak.

Anak-anak cenderung mencapai usia prasekolah sekitar 3 atau 4. Pada saat itu, anak diharapkan untuk pindah ke lingkungan pendidikan yang lebih intensif sebelum masuk ke TK dengan serangkaian keterampilan intelektual. Mereka, pada dasarnya berbicara, di rumah. Tetapi mengetahui kapan harus turun prasekolah bukanlah hal yang mudah – setidaknya tidak untuk orang tua yang memprioritaskan hal-hal yang benar.

Keterampilan yang dibutuhkan seorang anak untuk berkultivasi sebelum TK adalah, ternyata, lebih sedikit tentang membaca, menulis dan matematika dan lebih banyak tentang bersosialisasi.

Kesalahpahaman bahwa ada usia prasekolah yang ideal terletak pada kesalahpahaman tentang perbedaan antara penitipan anak berkualitas dan prasekolah.

“Pengasuhan anak menyediakan prasekolah, tetapi prasekolah tidak memberikan pengasuhan,” jelas Nikki Darling-Kuria, Manajer Program Pengembangan Profesional di bidang pengembangan anak, nirlaba Zero To Three dan penulis Brain-based Early Learning Activities: Connecting Theory and Practice.

Darling-Kuria mencatat bahwa orang tua yang sudah memiliki anak mereka dalam lingkungan pengasuhan anak yang baik mungkin tidak perlu beralih ke prasekolah sama sekali. Itu karena keterampilan yang dipelajari seorang anak di lingkungan penitipan anak sangat selaras dengan keterampilan paling penting yang akan mereka butuhkan ketika mereka mencapai TK.

“Penitipan anak berkualitas tinggi berarti anak-anak dapat menerima perawatan tetapi mereka mendapatkannya dalam bentuk lingkungan berkualitas tinggi di mana hubungan adalah kunci,” katanya

“Hubungan-hubungan itu mengatur mereka untuk pembelajaran yang baik selama sisa hidup mereka.”

LEAVE A REPLY