Cara Jitu Agar tidak Tertipu saat Belanja di Situs Online

Cara Jitu Agar tidak Tertipu saat Belanja di Situs Online

78
0
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Di era sekarang, platform kredit online diandalkan seseorang untuk meminjam uang. Tapi awas, Anda jangan tertipu karena bisa berbahaya.

Memang saat ini peran financial technology (fintech) bisa memudahkan gaya hidup seseorang. Banyak promo menarik saat membeli barang-barang yang diinginkan.

Misalnya ketika Anda ingin membeli gadget atau benda-benda elektronik lainnya. Ketika tidak ada kartu kredit atau uang cash, platform kredit online dijadikan andalan.

Namun sayang, banyak juga platform fintech ilegal yang menjadi celah untuk melakukan tindak kriminal penipuan. Mereka mencoba mengajukan pinjaman dengan menggunakan data orang lain.

Waspadai, kasus itu dapat dideteksi oleh sistem, seperti Cashwagon. Rupanya sistem yang terdiri dari AI, machine learning dan big data itu menemukan banyak aplikasi mencurigakan untuk menipu seseorang.

CEO PT Kas Wagon Indonesia Asri Anjarsari mengatakan, kasus seperti itu jelas berbahaya bagi seseorang. Salah satu dampaknya bisa mengganggu reputasi seseorang.

“Biar terjaga, kami bekerja sama dengan polisi kejahatan dunia maya untuk memastikan keamanan pengembangan industri fintech,” yang dilansir dari Okezone.

Biasanya, jelas Asri, pelaku penipuan mencoba untuk mengajukan pinjaman ke pemberi pinjaman, menggunakan dokumen orang sungguhan yang bukan milik penipu. Sindikat penipu ini melakukan pinjaman dari berbagai perangkat dengan lokasi geografis yang berbeda-beda.

Sementara itu, berdasarkan jejak digital yang diperoleh, identitas pelaku penipuan dan lokasi mereka bisa langsung diketahui. Untuk mendeteksinya, ada kerja sama dengan polisi cybercrime Indonesia.

Dihubungi terpisah, Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia Tulus Abadi menjelaskan tica cara mencegah diri dari penipuan kredit online yang saat ini marak terjadi. Ada banyak hal yang mesti diingat sebelum menggunakan platform tersebut.

“Paling penting platform-nya sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bisa dicek di website langsung daftar-daftarnya,” kata Tulus.

Di sisi lain, Anda juga mesti jeli memilih platform yang aman dan namanya sudah dikenal publik. Kalau masih baru, apalagi menawarkan promo yang tidak masuk akal, jangan langsung tergoda.

Kemudian, saat ingin mendaftar di sebuah platform mana saja, gunakan satu akun saja. Selain mencegah penipuan, cara tersebut juga memudahkan Anda mengingatnya.

LEAVE A REPLY