Ilustrasi remaja bersama keluarga. (Foto: Ekonomipos)

Majalahayah.com – Peran orang tua sangat penting dalam menjalin hubungan yang hangat dengan anak remajanya. Orang tua perlu inisiatif mengambil langkah karena anak remaja cenderung lebih sensitif dan menggebu-gebu. Orang tua pun harus mengerti dan memahami kondisi yang sedang di alami oleh anak remajanya.

Kedekatan orang tua dengan anak remajanya sering kali memiliki jarak. Jarak yang ada ini juga sering kali menimbulkan misskomunikasi yang berujung semakin jauhnya jarak kedekatan. Komunikasi dan perlakuan yang hangat sangatlah penting untuk dapat membangun hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua.

Berikut cara yang dapat dilakukan orang tua agar lebih dekat dengan anak remajanya.

  • Bertanya tentang hari ini

Sebelum bergantinya hari, datangilah anak dan bertanya perihal kegiatan apa yang telah dilakukannya hari ini. Kadangkala anak memiliki rasa malu atau rasa takut untuk menceritakannya hal-hal sepele yang sudah dilaluinya. Topik-topik yang ringan tentang kegiatan sehari-hari dapat menghangatkan suasana.

  • Mendengarkan keluh kesah anak dan jangan menghakiminya

Tidak semua hari terasa baik bagi anak. Ketika anak mulai berani bercerita mengenai permasalahan-permasalahannya, janganlah menghakiminya apalagi sampai mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti hatinya. Dengarkan ceritanya secara keseluruhan, tanyakan bagaimana perasaan si anak, berikan saran dan nasihat yang sewajarnya, dan yang terakhir, tawarkan sesuatu yang dapat membuat perasaannya membaik. Misal menonton film bersama.

  • Melakukan aktivitas bersama

Ketika memiliki waktu luang bersama anak, gunakanlah waktu itu sebaik mungkin. Tanyakan aktivitas apa yang disukai si anak. Lakukanlah aktivitas tersebut bersama-sama.

  • Terbuka dengan Anak

Orang tua juga memiliki kehidupan dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Sesekali jadikan anak sebagai tempat curhat agar ia juga mengerti kondisi orang tuanya. Bahkan dari curhatan-curhatan tersebut anak juga dapat belajar dan memahami hal-hal yang mungkin dia belum pernah rasakan sebelumnya. Orang tua dapat memilah curhatan apa yang pantas untuk di dengar oleh anak.

  • Memuji anak

Hal ini terlihat sepele namun memiliki dampak yang cukup besar. Memuji proses atau hasil yang telah dilakukan anak, akan membuat si anak merasa perjuangannya dilihat dan dihargai oleh orang tuanya.

Peran orang tua sangat penting dalam menjalin hubungan yang hangat dengan anak remajanya. Orang tua perlu inisiatif mengambil langkah karena anak remaja cenderung lebih sensitif dan menggebu-gebu. Orang tua pun harus mengerti dan memahami kondisi yang sedang di alami oleh anak remajanya.

Kedekatan orang tua dengan anak remajanya sering kali memiliki jarak. Jarak yang ada ini juga sering kali menimbulkan misskomunikasi yang berujung semakin jauhnya jarak kedekatan. Komunikasi dan perlakuan yang hangat sangatlah penting untuk dapat membangun hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua.

Berikut cara yang dapat dilakukan orang tua agar lebih dekat dengan anak remajanya.

  • Bertanya tentang hari ini

Sebelum bergantinya hari, datangilah anak dan bertanya perihal kegiatan apa yang telah dilakukannya hari ini. Kadangkala anak memiliki rasa malu atau rasa takut untuk menceritakannya hal-hal sepele yang sudah dilaluinya. Topik-topik yang ringan tentang kegiatan sehari-hari dapat menghangatkan suasana.

  • Mendengarkan keluh kesah anak dan jangan menghakiminya

Tidak semua hari terasa baik bagi anak. Ketika anak mulai berani bercerita mengenai permasalahan-permasalahannya, janganlah menghakiminya apalagi sampai mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti hatinya. Dengarkan ceritanya secara keseluruhan, tanyakan bagaimana perasaan si anak, berikan saran dan nasihat yang sewajarnya, dan yang terakhir, tawarkan sesuatu yang dapat membuat perasaannya membaik. Misal menonton film bersama.

  • Melakukan aktivitas bersama

Ketika memiliki waktu luang bersama anak, gunakanlah waktu itu sebaik mungkin. Tanyakan aktivitas apa yang disukai si anak. Lakukanlah aktivitas tersebut bersama-sama.

  • Terbuka dengan Anak

Orang tua juga memiliki kehidupan dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Sesekali jadikan anak sebagai tempat curhat agar ia juga mengerti kondisi orang tuanya. Bahkan dari curhatan-curhatan tersebut anak juga dapat belajar dan memahami hal-hal yang mungkin dia belum pernah rasakan sebelumnya. Orang tua dapat memilah curhatan apa yang pantas untuk di dengar oleh anak.

  • Memuji anak

Hal ini terlihat sepele namun memiliki dampak yang cukup besar. Memuji proses atau hasil yang telah dilakukan anak, akan membuat si anak merasa perjuangannya dilihat dan dihargai oleh orang tuanya.

Peran orang tua sangat penting dalam menjalin hubungan yang hangat dengan anak remajanya. Orang tua perlu inisiatif mengambil langkah karena anak remaja cenderung lebih sensitif dan menggebu-gebu. Orang tua pun harus mengerti dan memahami kondisi yang sedang di alami oleh anak remajanya.

Kedekatan orang tua dengan anak remajanya sering kali memiliki jarak. Jarak yang ada ini juga sering kali menimbulkan misskomunikasi yang berujung semakin jauhnya jarak kedekatan. Komunikasi dan perlakuan yang hangat sangatlah penting untuk dapat membangun hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua.

Berikut cara yang dapat dilakukan orang tua agar lebih dekat dengan anak remajanya.

  • Bertanya tentang hari ini

Sebelum bergantinya hari, datangilah anak dan bertanya perihal kegiatan apa yang telah dilakukannya hari ini. Kadangkala anak memiliki rasa malu atau rasa takut untuk menceritakannya hal-hal sepele yang sudah dilaluinya. Topik-topik yang ringan tentang kegiatan sehari-hari dapat menghangatkan suasana.

  • Mendengarkan keluh kesah anak dan jangan menghakiminya

Tidak semua hari terasa baik bagi anak. Ketika anak mulai berani bercerita mengenai permasalahan-permasalahannya, janganlah menghakiminya apalagi sampai mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti hatinya. Dengarkan ceritanya secara keseluruhan, tanyakan bagaimana perasaan si anak, berikan saran dan nasihat yang sewajarnya, dan yang terakhir, tawarkan sesuatu yang dapat membuat perasaannya membaik. Misal menonton film bersama.

  • Melakukan aktivitas bersama

Ketika memiliki waktu luang bersama anak, gunakanlah waktu itu sebaik mungkin. Tanyakan aktivitas apa yang disukai si anak. Lakukanlah aktivitas tersebut bersama-sama.

  • Terbuka dengan Anak

Orang tua juga memiliki kehidupan dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Sesekali jadikan anak sebagai tempat curhat agar ia juga mengerti kondisi orang tuanya. Bahkan dari curhatan-curhatan tersebut anak juga dapat belajar dan memahami hal-hal yang mungkin dia belum pernah rasakan sebelumnya. Orang tua dapat memilah curhatan apa yang pantas untuk di dengar oleh anak.

  • Memuji anak

Hal ini terlihat sepele namun memiliki dampak yang cukup besar. Memuji proses atau hasil yang telah dilakukan anak, akan membuat si anak merasa perjuangannya dilihat dan dihargai oleh orang tuanya.

Peran orang tua sangat penting dalam menjalin hubungan yang hangat dengan anak remajanya. Orang tua perlu inisiatif mengambil langkah karena anak remaja cenderung lebih sensitif dan menggebu-gebu. Orang tua pun harus mengerti dan memahami kondisi yang sedang di alami oleh anak remajanya.

Kedekatan orang tua dengan anak remajanya sering kali memiliki jarak. Jarak yang ada ini juga sering kali menimbulkan misskomunikasi yang berujung semakin jauhnya jarak kedekatan. Komunikasi dan perlakuan yang hangat sangatlah penting untuk dapat membangun hubungan yang harmonis antara anak dan orang tua.

Berikut cara yang dapat dilakukan orang tua agar lebih dekat dengan anak remajanya.

  • Bertanya tentang hari ini

Sebelum bergantinya hari, datangilah anak dan bertanya perihal kegiatan apa yang telah dilakukannya hari ini. Kadangkala anak memiliki rasa malu atau rasa takut untuk menceritakannya hal-hal sepele yang sudah dilaluinya. Topik-topik yang ringan tentang kegiatan sehari-hari dapat menghangatkan suasana.

  • Mendengarkan keluh kesah anak dan jangan menghakiminya

Tidak semua hari terasa baik bagi anak. Ketika anak mulai berani bercerita mengenai permasalahan-permasalahannya, janganlah menghakiminya apalagi sampai mengeluarkan kata-kata yang dapat menyakiti hatinya. Dengarkan ceritanya secara keseluruhan, tanyakan bagaimana perasaan si anak, berikan saran dan nasihat yang sewajarnya, dan yang terakhir, tawarkan sesuatu yang dapat membuat perasaannya membaik. Misal menonton film bersama.

  • Melakukan aktivitas bersama

Ketika memiliki waktu luang bersama anak, gunakanlah waktu itu sebaik mungkin. Tanyakan aktivitas apa yang disukai si anak. Lakukanlah aktivitas tersebut bersama-sama.

  • Terbuka dengan Anak

Orang tua juga memiliki kehidupan dengan permasalahan-permasalahan yang ada. Sesekali jadikan anak sebagai tempat curhat agar ia juga mengerti kondisi orang tuanya. Bahkan dari curhatan-curhatan tersebut anak juga dapat belajar dan memahami hal-hal yang mungkin dia belum pernah rasakan sebelumnya. Orang tua dapat memilah curhatan apa yang pantas untuk di dengar oleh anak.

  • Memuji anak

Hal ini terlihat sepele namun memiliki dampak yang cukup besar. Memuji proses atau hasil yang telah dilakukan anak, akan membuat si anak merasa perjuangannya dilihat dan dihargai oleh orang tuanya.