BPJS Kesehatan (Dok : Twitter)

Majalahayah.com, Jakarta – Badan Penyelengara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS-TK) mencatat jumlah peserta sampai saat ini sebanyak 48 juta. Peserta tersebut mengikuti empat program jaminan sosial, yaitu jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan kematian dan jaminan pensiun.

“Kini peserta yang memiliki BPJS Ketenagakerjaan sudah 48 juta peserta,” ujar Direktur Umum dan SDM BPJS Ketenagakerjaan Naufal Mahfuz dalan acara Leadership Cafe di Dapoer Ciragil, Jakarta, Kamis (7/2/2019).

Naufal mengatakan, bahwa setiap pekerja yang mempunyai penghasilan bisa mendaftarkan diri untuk memiliki BPJS-TK.

“Kalau ASN masih ke Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen), TNI masih ke Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) sedangkan Non-ASN dan honorer boleh ke BPJS,” ujarnya.

Di sisi lain, Naufal mengatakan, BPJS mencatat pekerja milenial yang memiliki BPJS-TK sekitar 34%.