Bocornya Pipa Gas, Pengamat Sebut Dampak dari Lalainya Konstruksi Bawah Tanah

Bocornya Pipa Gas, Pengamat Sebut Dampak dari Lalainya Konstruksi Bawah Tanah

111
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Kejadian penting kembali terjadi pada hari Senin Malam (12/03/2018). Dalam studi awal saat Proses Pembangunan Proyek LRT di Jl.M.T.Haryono Cawang Jakarta Timur menyumbangkan dampak negatif pada bocornya Pipa Gas di depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) Cawang-Jakarta Timur. Hal ini di ungkapkan guru besar menejemen konstruksi Universitas Pelita Harapan (UPH) Manlan Ronald A. Simanjuntak, Jakarta (13/03/2018).

Dia menganggap, kejadian ini menambah kembali riwayat  kegagalam proyek pembangunan fisik di kota Jakarta. “Kali ini kegagalan terjadi bukan di atas tanah, tetapi dibawah tanah. Bapak Presiden RI pernah mengingatkan kita: “Hati-hati, Detail, pasca melorotnya Formwork Proyek Becakayu beberapa waktu yang lalu,” ujarnya.

Baca juga :   Jadi Cawapres Prabowo, Politisi Gerindra : Kalau Anies Diminta, Pasti Mau

Kejadian yang terjadi pada hari Senin 12 Maret 2018 malam jm 19.55 wib. Jalan mulai disterilkan pada pukul 20.20 wib. Kebocoran ini, selesai ditanggulangi pada pukul 23.00 wib.

Manlan melihat, bahwa ini adalah deteksi adanya kelalaian baru dalam proyek pembangunan di Jakarta. “Hal ini dapat dianalisis dengan kajian. Apakah Pemda DKI Jakarta sebagai Pengguna Jasa/Pemberi Tugas memiliki Peta Jalur Pipa Gas yang melintas “di bagian luar/mengelilingi/di bagian dalam kota Jakarta? Ini Wajib, ” kata dia.

Dia menganggap, idealnya pipa gas di pasang dan di rencanakan  diluar kota. Ini dilakukan untuk menghindari dampak kebocoran yang terjadi.

Baca juga :   Peringati HAN, KPAI : Anak Berhadapan Hukum Jadi Kasus Paling Tinggi Sepanjang Tahun

“Namun dalam pelaksanaannya harus berkoordinasi dgn Pemda sekitar Jakarta oleh karena di Perbatasan Wilayah. Para Pemda jangan jaim ketika berkolaborasi utk menyempurnakan berbagai fasilitas kota,” pungkasnya.

Kebocoran pipa gas terjadi di lokasi bangunan proyek LRT depan Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN), Cawang, Jakarta Timur, Senin (12/8/2018). Akibatnya, lalu lintas Jalan MT Haryono sekitaran kantor lembaga antinarkoba itu sempat ditutup sementara. Kasie Ops Sudin Damkar Jakarta Timur Gatot Sulaiman menyampaikan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.55 WIB.