Bertemu SBY, Prabowo Tegaskan Komitmen Timses pada Masalah Ekonomi

Bertemu SBY, Prabowo Tegaskan Komitmen Timses pada Masalah Ekonomi

48
SHARE

Majalahayah.com, Jakarta – Pasangan Bakal Calon Presiden dan Wakil Presiden, Prabowo-Sandi menyelesaikan pertemuannya dengan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Prabowo sendiri mengungkapkan hasil pertemuan dengan Presiden ke-6 Indonesia tersebut.

“Sinergi kita dan membahas penyusunan timses kampanye presiden, kemudian tema-tema kampanye, narasi dan rencana-rencana yang akan datang itu intinya,” ucap Prabowo saat ditemui di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (12/9/2018) dini hari.

Prabowo sendiri menegaskan tim pemenangannya akan fokus kepada masalah ekonomi. Menurutnya permasalahan tersebut akan menjadi daya jual untuk merebut suara pemilih.

“Kita fokus dan sepakat untuk fokus kampanye mengutamakan kepentingan rakyat terutama dalam situasi ekonomi yang dirasakan sekarang beban rakyat terutama rakyat kecil,” ucapnya.

Baca juga :   Prabowo : di Indonesia Banyak Elit Politik yang Serakah

Prabowo menjelaskan bahwa tim pemenangannya akan diisi oleh tim pakar ekonomi yang kuat. Karena ekonomi, menurutnya menjadi permasalahan utama bangsa ini.

“lapangan kerja, harga pangan yang harus bener-bener di urus dengan baik, tentu harga itu adalah akibat dari pada produksi. Kalau produksi tidak ada dan supply tidak ada maka harga pasti tinggi, ini hukum ekonomi paling dasar, the law of suply and demand. Suply tidak ada maka demand naik maka harga naik tinggi,” jelas putra begawan ekonomi Sumitro Djojohadikusumo tersebut.

“Lapangan kerja juga demikian, dengan mengalir kekayaan negara keluar, tidak ada uang mengalir dalam negeri makanya lapangan kerja susah. Ini hasil kita keliling, pak SBY, AHY, Sandi dan saya keliling serta semua tim keliling dan baru pulang dari daerah. Itu yang kami dapat, harga telur tinggi, tempe naik. Ini makanan pokok rakyat kecil kita, ikan asin juga tinggi makanya gak bisa dianggap remeh,” tambahnya.

Baca juga :   Prabowo : Kekayaan Tidak Menetes ke Bawah, Hidupnya Susah

Karena itu dirinya menyatakan akan mengumpulkan beberapa pemikir terbaik dalam negeri. Terutama ditempatkan pada posisi penasihat.

“Untuk itu saya ingin kumpulkan otak-otak terbaik di negara kita, the bright and the brightest brain di republik kita agar menjadi tim pakar untuk memberi nasihat, langkah yang harus diambil,” pungkasnya.