Bernyanyi dan Bermain Cara Efektif Bangun Kebersamaan Antar Keluarga

Bernyanyi dan Bermain Cara Efektif Bangun Kebersamaan Antar Keluarga

43
SHARE
Ilustrasi kasih sayang orangtua pada anak. Sumber www.kizlarsoruyor.com

Majalahayah.com, Jakarta – Momentum berkumpul bersama keluarga besar memang menjadi hal yang penting dan menyenangkan. Namun, tak sedikit dari masyarakat Indonesia, ditengah-tengah kemajuan teknologi yang semakin pesat, makna kebersamaan sudah tak menjadi hal yang diprioritaskan.

Belajar dari Denmark yang sangat menghargai kebersamaan keluarga dengan cara sederhana, melalaui buku “The Danish of Parenting” karya Jessica Joelle Alaxander memberikan cara-cara efektif dalam membangun kebersamaan dan Hygge yang wajib dipelajari keluarga Indonesia.

1. Ambil Sumpah Hygge

Buatlah grup dengan seluruh keluarga pada pertemuan selanjutnya untuk berpikir bukan tentang “saya”, melainkan tentang berada pada momentum tersebut dan mencoba membantu membuat acara berjalan tanpa konflik dan kontroversi.

Baca juga :   Sertifikasi Halal Vaksin MR Perlu Waktu Panjang, KPAI : Hak Anak Wajib Dipenuhi

2. Nikmati moment bersama

Jangan fokus pada hal buruk dalam kehidupan anda atau orang lain dan tidak terlalu banyak berbicara hal negatif tantang orang lain.

“Buatlah situasinya menyenangkan dan ruang dan tanpa tuduhan, anak-anak akan meniru perilaku ini dan merianbmerasanamanbdan dihargai ketika orang dewasa melakukannya,” tulus Jessica.

Keluarga yang bebas stres bisa meningkatkan kesejahteraan. Ubahlah stres tersebut dengan rasa empati, pemaknaan ulang dan antisipasi untuk membantu.

3. Bersenang-senang bersama

Ketika seluruh keluarga menghabiskan waktu bersama, seperti bermain games di dalam dan di luar ruangan, yang bisa diikuti oleh setiap orang, cara ini akan membangun kebersamaan antar keluarga.

4 Berhentilah mengeluh

Setiap kali anda merasa ingin mengeluh, ingatkah begaimana anda bisa membantu. Jika ini diterapkan pada keluarga besar anda, cara ini secara tidak langsung akan menunjukan perbedaan yang besar pada level kebahagiaan keluarga anda.

Baca juga :   Pendidikan Seksualitas dalam Islam untuk Anak Laki-laki

5. Buatlah segalanya sederhana

Kita sering mempunyai begitu banyak mainan (untuk orang dewasa atau anak-anak) sehingga menenggelamkan hal-hal sederhana, seperti suara angin di pohon dan hal-hal lucu serta manis yang dilakukan anak-anak. Gangguan mengalihkan kita dari Hygge, yang memang tentang mengapresiasi hal-hal dasar dan riil, buatlah sederhana.

6. Bernyanyilah

Sepertinya konyol? Ini benar-benar berhasil! Ini menyebabkan dan membuat hyggeligt. Mengapa harus menyanyi khusus ketika liburan? Tak hanya anak-anak yang menyukainya, begitupun dengan ornag dewasa.