Majalahayah.com, Jakarta – Musim hujan identik dengan petir yang disertai dengan kilat atau halilintar. Umat Islam  disunahkan untuk berzikir saat mendengar petir. 

Zikir merupakan pujian kepada Allah SWT yang diucapkan berulang-ulang. Allah menjanjikan banyak manfaat kepada orang yang berzikir. Seperti diberikan keridaan, rezeki, menghilangkan kegundahan hati, mengusir setan, dan ampunan dari Allah. 

Zikir dapat diucapkan di berbagai kesempatan termasuk saat mendengar petir. Zikir didapat dari ucapan sahabat Rasulullah SAW yaitu Abdullah bin az-Zubair. 

Saat mendengar petir, Abdullah menghentikan pembicaraannya dan mengucapkan zikir kepada Allah. 

Berikut zikir saat mendengar petir. 

سُبْحَانَ الَّذِيْ يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمِدِهِ وَالْمَلاَئِكَةُ مِنْ خِيْفَتِهِ 

Subhaanalladzi yusabbihur ra’du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatihi 

Artinya: 

“Maha Suci Allah yang halilintar bertasbih dengan memujiNya, seperti halnya para malaikat, karena takut kepadaNya.” 

Zikir ini dikutip dari buku Doa & Wirid  yang disususun Yazid bin Abdul Qadir Jawas. Zikir saat mendengar petir ini merupakan amalan sunah yang dapat dikerjakan oleh umat Islam.