Authors Posts by YSF

YSF

617 POSTS 0 COMMENTS

Pasca Dugaan “Pemalakan”, La Nyalla Pilih Puasa Politik di Pilgub Jatim

Majalahayah.com, Jakarta - La Nyalla Mattaliti menyampaikan sikapnya untuk tidak akan terlibat dukung-mendukung pasangan calon di Pilgub Jatim. Sikap tersebut diambilnya pasca polemik dugaan...

La Nyalla: Saya Tidak Pernah Katakan Prabowo Minta Mahar

Majalahayah.com, Jakarta - Mantan bakal calon Gubernur Jawa Timur, La Nyalla Mattaliti mengklarifikasi polemik yang tengah berkembang di masyarakat. Hal itu terkait dugaan "pemalakan"...

Diversi Penahanan Anak Transaksional?

Majalahayah.com, Jakarta - Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak (Puskapa) mempertanyakan mekanisme diversi (pengalihan penyelesaian perkara) anak dari proses peradilan pidana...

Di Penjara, Kekerasan Fisik dan Mental Ancam Anak

Majalahayah.com, Jakarta - Pusat Kajian dan Advokasi Perlindungan dan Kualitas Hidup Anak (Puskapa) menyayangkan rentannya kekerasan yang dialami anak dalam penjara. Pogram Manager Puskapa, Putri...

Anak Keluar dari Penjara, Apa yang Harus Dilakukan?

Majalahayah.com, Jakarta - Pembinaan dalam menyikapi anak selepas keluar dari penjara dinilai merupakan aspek yang penting. Hal itu berkenaan dengan kesiapan anak dalam menjalani...

Impor Beras, Menteri Boleh Salah tapi Tidak Boleh Bohong

Oleh: Andi Fajar Asti Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Indonesia (HMPI) Kebijakan impor beras sebesar 500.000 ton diawal tahun ini yang disampaikan oleh menteri perdagangan, enggartiasto...

Ini Rekomendasi IJRF untuk Pembaruan Peradilan

Majalahayah.com, Jakarta - Perjalanan pembaruan peradilan di Indonesia telah menginjak 18 tahun pasca reformasi 1998. Indonesian Judicial Reform Forum (IJRF) mencatat masih terdapat banyak persoalan...

Berpotensi Korupsi, IJRF Apresiasi Penyederhanaan Putusan Hakim

Majalahayah.com, Jakarta - Indonesian Judicial Reform Forum (IJRF) pada hari ini menggelar jumpa pers bertajuk 'Mengukur Dampak Reformasi Hukum terhadap Kualitas Pelayanan Yudisial'. Salah...

Ini Saran Ombudsman dalam Mencegah “Maladministrasi” Beras

Majalahayah.com, Jakarta - Kondisi pangan nasional tengah dihadapkan dengan polemik beras. Pemerintah memutuskan akan mengimpor 500 ton beras untuk pemerataan stok dan menstabilkan harga...

Harga Beras Naik, Ombudsman: Indikasikan “Mark Up” Data Produksi

Majalahayah.com, Jakarta - Ombudsman RI menemukan adanya gejala maladministrasi dalam pengelolaan data stok dan rencana impor beras 500 ribu ton oleh Pemerintah. Hal itu...
Majalahayah.com, Jakanyaknya Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka yang sudah membentuk Tim Siber Pramuka (TSP) mendapat apresiasi dari Ketua DPR Bambang Soesatyo. Ia menyatakan, munculnya TSP ini membuktikan Gerakan Pramuka memiliki komitmen tinggi untuk menjadikan internet lebih sehat dan bermanfaat. "Saya kira itu terobosan yang bagus ya. Memang memasuki era digital ini semua informasi sangat mudah didapat melalui perangkat elektronik seperti handphone. Dan Pramuka sekarang memiliki peran menyuguhkan informasi yang positif kepada masyarakat. Tentu ini harus kita dukung," ujar Bambang di DPR, Senin (5/2/2018). Menurutnya, di era banjir informasi ini masyarakat sudah semakin bingung untuk mencari tahu mana informasi yang benar, dan mana yang salah atau hoax. Sebagai wakil rakyat, Bambang mengaku juga merasakan perang informasi. Karenanya, dengan kehadiran TSP, Bambang optimistis, masih banyak masyarakat yang peduli terhadap informasi atau konten yang benar. "Ya artinya dengan TSP rasa optimis kita masih ada. Karena di luar juga masih banyak masyarakat yang peduli untuk menjadikan internet lebih sehat," jelasnya. TSP mulai dibentuk di era kepemimpinan Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault. Semangat untuk menjadikan internet lebih sehat dengan adanya TSP kemudian menular ke daerah-daerah. Banyak Kwarda yang sudah membentuk TSP. Terakhir adalah Kwarda Sumatera Barat. TSP Kwarda Sumatera Barat diresmikan Adhyaksa Dault di Kantor Kwarda Sumatera Barat, Jalan Khatib Sulaeman, Belanti Timur, Kota Padang, Senin, 1 Februari 2018. Peresmian juga dihadiri Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Nasrul Abit beserta seluruh jajaran pengurus. “Adik-adik Pramuka perlu membaca biografi mereka agar termotivasi menulis dan membuat konten-konten lainnya. Di zaman Rohana Kudus tidak mudah menulis, karena buku dan alat ketik terbatas, sekarang sumber melimpah, kita bisa menulis di HP, laptop, dan lain-lain. Karenanya kita harus lebih baik dari generasi Rohana Kudus. Saya bangga dan menyambut gembira terbentuknya Tim Siber Pramuka Kwarda Sumatera Barat, semoga menjadi wadah bagi anggota Pramuka membuat konten yang benar dan bermanfaat demi kemajuan Sumbar dan NKRI,” ujar Adhyaksa Dault. Sebelumnya, Kwarnas Gerakan Pramuka membentuk Tim Siber Pramuka pada tahun 2014. Di tahun 2017 fokusnya adalah mendorong setiap Pramuka membuat konten, dengan tiga kegiatan utama yaitu (1) mengadakan pelatihan, (2) mengadakan lomba dan tantangan, dan (3) kampanye tagline setiap Pramuka adalah kantor berita. Bahkan, Kwarnas sudah membuat 10 tugas Pramuka di media sosial. Salah satunya adalah Pramuka diminta membantu dan bergotong-royong mempromosikan prestasi anak negeri, kearifan bangsa, produk unggulan daerah, kuliner, pariwisata, budaya dan potensi daerah lainnya di media sosial dengan sukarela dan penuh komitmen, serta merawat harmoni dan solidaritas antarwarga media sosial. Kwarnas Gerakan Pramuka akan memperkuat lagi penggunaan media sosial pada tahun 2018. Setelah sebelumnya sukses menyelenggarakan lomba video reportase, dan juga pelatihan jurnalistik di berbagai daerah. Mengawali tahun ini Kwarnas Gerakan Pramuka juga kembali mengadakan lomba video bakti Gugus Depan untuk Indonesia. Selain itu ada juga lomba menulis, meme, dan juga pembuatan poster serta masih banyak kegiatan lain.