Authors Posts by Kvn

Kvn

527 POSTS 0 COMMENTS

SBY Minta Ijin Jokowi dalam Pengusutan Dalang Berita Asian Sentinel

Majalahayah.com, Jakarta - Media Hong Kong, Asia Sentinel, meminta maaf kepada Ketum Demokrat sekaligus Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) atas artikel terkait...

Polemik Asia Sentinel, SBY : Saya Lelah Bersabar 10 Tahun

Majalahayah.com, Jakarta - Media asal Hong Kong, Asia Sentinel, meminta maaf kepada Susilo Bambang Yudhoyono dan Partai Demokrat. Permintaan maaf ini dilayangkan atas pemberitaan...

Dahnil Anzar Masuk Timses, Sandiaga : Mewakili Tokoh Anti Korupsi

Majalahayah.com, Jakarta - Koalisi pasangan calon presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendaftarkan Badan Pemenangan Nasional ke KPU pada Kamis 20 September 2018. Jelang pendaftaran, tim...

Tommy dan Titek Soeharto Masuk dalam Badan Pemenangan Prabowo-Sandi

Majalahayah.com, Jakarta - Pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah menandatangani surat keputusan Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang diserahkan ke Komisi Pemilihan...

Dibuka Bamsoet, DPR RI Adakan Acara Huntara Terdampak Gempa NTB

Majalahayah.com, Jakarta - Bertempat di Pelataran Nusantara II DPR RI, Kantor Wakil Ketua DPR RI Bidang Kokesra akan mengadakan Pameran Contoh Huntara (Hunian Sementara)...

Tim Prabowo-Sandi Kecam Aksi Represif Polisi Terhadap Demo Mahasiswa di Bengkulu

Majalahayah.com, Jakarta - Politisi Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto mengatakan, pihaknya turut prihatin dengan terjadinya demo mahasiswa yang berujung ricuh di Bengkulu. Menurutnya...

Dahnil Anzhar Simanjuntak Resmi Jadi Koordinator Jubir Tim Pemenangan Prabowo-Sandi

Majalahayah.com, Jakarta - Ketua Umum PP Pemuda  Muhammadiyah resmi terpilih menjadi koordinator Juru Bicara (Jubir) tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Prabowo-Sandi. Sekjen Partai Amanat...

Sekjen PAN : Stempel Eks Koruptor di Surat Suara Diskriminatif

Majalahayah.com, Jakarta - Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno tak sepakat dengan dengan wacana menandai calon anggota legislatif (caleg) yang pernah menjadi narapidana...

Fahira Idris : Defisit BPJS Harusnya yang Diperdebatkan Bukan Istilah “Emak-Emak”

Majalahayah.com, Jakarta - Sejak diterapkan pada 2014 hingga saat ini, BPJS Kesehatan terus mengalami defisit. Jika pada 2017 lalu mengalami defisit sebesar Rp9,75 triliun,...

KAHMI Minta Kepolisian Usut Tindak Kekerasan kepada HMI Bengkulu

Majalahayah.com, Jakarta - Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) mengecam dan mengutuk keras aksi kekerasan aparat kepolisian dalam demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa...
Majalahayah.com, Jakarta - Aksi Walk Out (WO) yang dilakukan para alumni Kanisius pada acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius, Sabtu (11/11/2017). Ditanggapi oleh Ketua Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzhar Simanjuntak. Dahnil menyampaikan bahwa dalam ajaran Islam seseorang dinilai dari akhlaknya. Akhlak inilah yang akan melahirkan sikap toleransi otentik. "Dalam Islam Agama yang saya anut, akhlak adalah inti ajaran Agama. Akhlak yang melahirkan Toleransi Otentik. Karena akhlak tak bisa direkayasa. Maka, Pencitraan tak mempan bila akhlak bermasalah," jelasnya melalui Twitter pribadinya @Dahnilanzhar, Senin (13/11/2017). Dirinya pun menceritakan beberapa kejadian, seperti saat Presiden Jokowi akan menghadiri acara Muhammadiyah. Saat itu dirinya tidak sepakat dengan sikap para kader Muhammadiyah yang akan melakukan penolakan. "Ketika Tanwir 1 Pemuda Muhammadiyah, sebagian Pimpinan Wilayah PM ingin protes kedatangan Pak Jokowi, Saya sampaikan itu bukan akhlak menerima tamu. Pun, demikian ketika Pak Jokowi berkunjung ke Menteng 62 ada yang mau demo, kami larang keras," tegasnya. Baginya perbedaan pendapat merupakan hal yang lumrah dalam ruang politik. Tapi saat ada undangan, dirinya tetap akan memenuhi hal tersebut. "Saya mengkritik keras Pak Jokowi, baik di media maupun ketika bertemu beliau. Tentu dengan tetap proporsional. Saya pun memuji bila beliau pantas dipuji. Tapi, ketidak setujuan Saya dengan banyak hal terhadap beliau tidak menghambat Saya memenuhi undangan beliau. Akhlak," ucapnya. Selain itu dirinya juga berharap kedekatan antara umat Islam dan Khatolik, terutama dengan Kolese Kanisius tidak tercoreng akibat kejadian ini. Karena selama ini antara Muhammadiyah dan juga sekolah Khatolik tersebut sudah terjalin baik. "Alhamdullilah. Kami di @muhammadiyah membuka pintu pagar lebar-lebar terhadap Murid-Murid dan orang tua Kolese Kanisius untuk parkir di gedung dakwah. Tanpa peduli apakah ada perbedaan pandangan, karena toleransi itu hrs otentik. Toleransi itu mudah kok," paparnya. "Pun, demikian, sekali-kali, bila ada kegiatan yang membutuhkan daya tampung parkir lebih banyak kolese Kanisius membuka pagar untuk parkir di gedung Kolese Kanisius," pungkasnya. Anies diundang untuk memberi pidato pembuka di acara akbar itu. Saat ia memberi pidato, Ananda Sukarlan berdiri dari kursi VIP dan walk out untuk menunjukkan ketidaksetujuannya terhadap pidato Anies. Aksi ini kemudian diikuti oleh ratusan alumni dan anggota hadirin lainnya. Setelah memberikan pidatonya yang disambut dengan dingin oleh hadirin yang tinggal, Anies Baswedan meninggalkan tempat. Hadirin yang tadinya walk out pun memasuki ruangan kembali. Saat pemberian penghargaan kepada lima tokoh, Ananda mendapat giliran untuk pidato selama 10 menit. Di pidato itu setelah ia mengucapkan terimakasih, ia juga mengkritik panitia penyelenggara. "Anda telah mengundang seseorang dengan nilai-nilai serta integritas yang bertentangan dengan apa yang telah diajarkan kepada kami. Walaupun anda mungkin harus mengundangnya karena jabatannya, tapi next time kita harus melihat juga orangnya. Ia mendapatkan jabatannya dengan cara-cara yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Kanisius. Ini saya tidak ngomong politik, ini soal hati nurani dan nilai kemanusiaan," katanya. Setelah turun dari panggung, Ananda mendapat pujian dari para nominator penerima penghargaan, antara lain mantan menteri Sarwono Kusumaatmaja dan Kepala SMA Kanisius Pater E. Baskoro Poedjinoegroho.