Authors Posts by Kvn

Kvn

339 POSTS 0 COMMENTS

Pengamat : Airlangga Harus Perbaiki Elektabilitas untuk Jadi Cawapres Jokowi

Majalahayah.com, Jakarta - Pengamat politik dari Universitas Pelita Harapan (UPH) Emrus Sihombing menilai ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto memiliki peluang besar menjadi pendamping...

Golkar : Kami Tidak Kenal Istilah ‘Transfer Pemain’

Majalahayah.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar, Eka Sastra Mengatakan, ada beberapa orang yang pindah ke partainya. Dia menjelaskan, untuk masuk ke Partai Golkar...

Direktur INDEF : Cawapres Kepentingan Politis Tak Selesaikan Masalah Ekonomi

Majalahayah.com, Jakarta - Direktur Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Enny Sri Hartati menilai Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 seharusnya menjadi ajang masing-masing...

Golkar : Cawapres Jokowi Harus Miliki Visi Ekonomi yang Kuat

Majalahayah.com, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Eka Sastra mengklaim partainya tidak pernah membebani Joko Widodo terkait bakal calon wakil presiden yang akan dipilih...

Tolak Anggapan Tekan Jokowi, Golkar Tetap Anggap Airlangga Cocok Jadi Cawapres

Majalahayah.com, Jakarta - Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada jokowi untuk menentukan posisi cawapresnya. Hal ini kemukakan oleh Anggota DPR RI, Eka Sastra ketika di temui...

Kepolisian Janji Tangkap Pelaku Teror Bom Molotov di Rumah Mardani

Majalahayah.com, Jakarta - Mabes Polri merespon aksi teror yang terjadi kepada Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, yang terjadi Kamis (19/07/2018)...

Daftar Pileg, Gerindra Tegaskan Target Mereka Hanya Satu

Majalahayah.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad menegaskan partainya hanya memiliki satu target dalam pemilu legislatif nanti yaitu menjadi partai...

PAN Daftarkan Asman Abnur Sebagai Calon Anggota Legislatif 2019

Majalahayah.com, Jakarta - Partai Amanat Nasional (PAN) mendaftarkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birorkasi Asman Abnur sebagai calon anggota legislatif 2019. "Kami mendaftarkan pak...

Kapitra Ampera : Masuk Parpol Manapun, Saya Dukung HRS Capres

Majalahayah.com, Jakarta - PDIP mendaftarkan pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera, sebagai Caleg. Kapitra menyebut, meski masuk parpol mana pun, dirinya tetap mendukung Imam Besar...

Terkait Pencalegan, Kapitra Ampera Akui Akan Berkomunikasi dengan PDIP

Majalahayah.com, Jakarta - Aktivis 212, Kapitra Ampera ingin bertemu dengan elite PDI Perjuangan membahas pencalonannya sebagai caleg. Kapitra ingin memastikan dirinya dicalonkan melalui daerah...
Majalahayah.com, Jakarta - Generational tension atau kurangnya respek kepada orang lain yang berbeda generasi kini sedang melanda banyak perusahaan. Mengapa hal ini terjadi? Pertama, mereka tidak memahami satu dengan yang lain. Kedua, mereka memiliki akses yang berbeda terhadap sumber daya dan power. Ketiga, perbedaan gaya kerja dan penguasaan teknologi. Keempat, kurangnya kesediaan untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman satu dengan yang lain. Apabila hal ini dibiarkan akan berakibat kepada situasi kerja yang tidak harmonis, produktivitas menurun, turnover karyawan tinggi, cost yang besar untuk penanganan konflik. Dan tentu saja, kinerja anjlok dan keuntungan perusahaan bisa “jeblok.” Mau? Tentu tidak. Untuk itu, ada tiga prinsip yang perlu Anda pegang apabila Anda menjadi pimpinan dengan anggota tim multi generasi atau lintas generasi. Pertama, tanamkan bahwa perbedaan adalah karunia. Menurut para ahli, perusahaan tidak harus mengubah seseorang, tetapi mengajarkan bagaimana caranya untuk menjadikan perbedaan menjadi pengungkit keberhasilan tim. Saling belajar antar generasi di satu tim membuat proses pembelajaran semakin efektif jauh melebihi pelatihan terbaik dunia sekalipun. Tentu proses saling belajar ini bisa terjadi apabila Anda tahu caranya. Kedua, pahamilah bahwa setiap generasi memiliki kekuatan unik yang dapat diungkit. Menurut Jeanne C. Meister dalam Future Workplace (2014), pemimpin memiliki tanggungjawab untuk membantu anggota timnya memahami bahwa masing-masing mereka memiliki seperangkat keterampilan yang unik untuk dikontribusikan di dalam tim. Fokus kepada keunikan masing-masing adalah pondasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan produktivitas mereka. Ketiga, mengaktifkan hot button generasi adalah keharusan dalam mewujudkan high performance team. Sebuah riset yang dipublikasikan oleh The Conversation (2015) menyatakan bahwa mengelola generasi sesuai dengan kebutuhannya dapat meningkatkan produktivitas mereka di tempat kerja jauh melebihi rata-rata. Memegang tiga prinsip di atas adalah dasar utama untuk melejitkan performa tim dengan anggota lintas generasi. Tentang bagaimana Anda bisa mendongkrak kinerja tim dengan anggota lintas generasi, dapatkan caranya di Public Training: Leveraging Generation Gap to Build High Performance Team pada 5 April 2017. Informasi lengkap klik bit.ly/kubikleadershipseries atau hubungi 021-29400-100 dan 082111-999-022. Jamil Azzaini CEO Kubik Leadership