Authors Posts by Kvn

Kvn

692 POSTS 0 COMMENTS

Rasulullah Larang Anak Keluar Maghrib

Majalahayah.com, Jakarta - Saat Magrib datang, pastikan Anda mengajak anak-anak untuk masuk ke rumah. Jangan biarkan mereka berkeliaran dan bermain di luar. Dikutip dari Bincang...

Pembullyan Guru di Kendal, KPAI : Siswa Harus Direhabilitasi

Majalahayah.com, Jakarta - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengusulkan agar para siswa pelaku perundungan (bullying) terhadap guru di Kabupaten Kendal diberikan rehabilitasi psikologis. Itu agar...

TKN : Visi Jokowi Dua Periode Fokus Pembangunan SDM

Majalahayah.com, Jakarta - Wakil Bendahara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Juliari Batubara, mengatakan visi-misi ekonomi pasangan nomor urut 01 akan berfokus pada...

Sudirman Said : Jaman Jokowi Banyak Praktek Genderuwo Ekonomi

Majalahayah.com, Jakarta - Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengangkat isu ekonomi dalam pemilu kali ini. Direktur Materi Debat Kampanye Badan Pemenangan Nasional...

Sudirman Said : Indonesia Butuh Pemimpin yang Punya Konsep

Majalahayah.com, Jakarta - Direktur Materi Debat dan Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengatakan Indonesia membutuhkan pemimpin yang memiliki konsep yang jelas...

Sudirman Said : Prabowo-Sandi Akan Tetap Bekerja Sama dengan Dunia Internasional

Majalahayah.com, Jakarta - Anggota Badan Pemenangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said menegaskan paslon nomor urut 02 akan tetap bekerja...

PGRI : Jokowi Tidak Punya Niat Baik kepada Guru Honorer

Majalahayah.com, Jakarta - Sikap Presiden RI, Joko Widodo yang tidak menerima perwakilan dari puluhan ribu guru honorer yang melakukan aksi unjuk rasa di depan...

Hadapi Pesta Diskon, Jalankan Langkah Berikut

Majalahayah.com, Jakarta - Pemburu diskon belanja online harus bersiap-siap menjelang pesta diskon pada 11.11 yang digelar besok, Minggu (11/11). Banyak e-commerce yang akan memberikan...

Kyai Ma’ruf : Hanya Orang ‘Budek’ dan ‘Buta’ yang Tidak Akui...

Majalahayah.com, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin, menjelaskan pernyataannya yang menyebut bahwa yang tak bisa mengakui kinerja Presiden Jokowi...

Wapres Minta Pembentukan Kurikulum Khotbah di Masjid Kampus

Majalahayah.com, Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta pembentukan kurikulum khotbah di masjid kampus, agar ceramah tersebut dapat fokus untuk memotivasi mahasiswa memperoleh pemahaman...
Majalahayah.com, Jakarta - Penerbangan Lion Air nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”  (sekitar Kerawang). Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Penerbangan (Perdopsi) menyampaikan rasa prihatin dengan terjadinya kecelakaan tersebut dan menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban. Mereka mengaku akan menunggu hasil investigasi yang dilakukan KNKT terkait penyebab kecelakaan ini. "Bagaimanapun dalam kecelakaan pesawat terbang, umumnya penyebab adalah multifaktorial, jarang sekali yang menjadi penyebab tunggal. Penyebab kesalahan manusia (human factor) hanyalah salah satu sebab saja yg mungkin terkait ataupun tidak terkait," jelas Dr Wawan Mulyawan, Ketua Umum  Perdospi kepada awak media, Senin (29/10/2018) malam. Terkait info yang Perdospi dapatkan dari penerbangan JT 610 ini, kelihatannya pesawat masih dalam fase "take off"  dan belum mencapai ketinggian untuk sesuai level yg direncanakan. Kecelakaan saat take off memang merupakan penyebab kecelakaan terbanyak kedua selain saat "landing". "Berdasarkan data yang ada dalam kecelaaan saat take off, umumnya dari multifaktorial yang ada, penyebab terbanyak adalah "technical error". Namun walaupun lebih kecil kemungkinan, faktor manusia/human factor masih mungkin terjadi," ungkapnya. Menurut Wawan, saat ini ada 3 investigator kecelakaan pesawat terbang di KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi) yang merupakan anggota Perdospi: - dr Hidayat, SpB, SpKP (aktif) - dr Djunadi, MS, SpKP (aktif) - dr Herman Muljadi, MS, SpKP "Sehingga dalam hal ini Perdospi telah mengerahkan SDM untuk menyelidiki kejadian-kejadian kecelakaan pesawat udara, termasuk kecelakaan Lion Air ini.  Ketiga para anggota Perdospi yang berada di KNKT tersebut sudah diminta "stand by" oleh KNKT jika sewaktu-waktu harus diberangkatkan ke lokasi kecelakaan untuk menjadi investigator di bidang Human Factor," paparnya. Ia menegaskan, Perdospi concern terhadap upaya meminimalisir kecelakaan pesawat dari sisi human factor dengan melakukan pemantauan kesehatan para pilot oleh anggota Perdospi baim di Balai Hatpen, sebagai Designated Aviation Medical Examiner (DAME), maupun di KKP, bandara2 dan maskapai penerbangan. "Perdospi merekomendasikan agar setiap maskapai penerbangan memiliki SDM Kedokteran Penerbangan (SpKP) untuk meminimalisir human error dalam kecelakaan penerbangan," pungkasnya.