Authors Posts by BR

BR

392 POSTS 0 COMMENTS

Gagal Jadi Cawapres, Mahfud MD Bongkar Manuver Ma’ruf Amin

Majalahayah.com, Jakarta - Dalam program Indonesia Lawyers Club tvOne Mahfud Md memaparkan dinamika politik terkait pemilihan cawapres. Selain soal komunikasi dirinya dengan pihak Istana,...

Batal Jadi Cawapres, Mahfud MD Tetap Sebut Jokowi Miliki Tiga Kelebihan

Majalahayah.com, Jakarta - Meski batal menjadi cawapres, Mahfud Md tetap puji Jokowi. Mahfud menyebutkan 3 dari 4 kelebihan yang ia katakan terkait kinerja dan...

China Tolak Tuduhan Menahan Jutaan Warga Uighur di Kamp Xinjiang

Majalahayah.com, China menolak tuduhab yang diajukan Panel PBB bahwa dirinya menahan 1 juta warga Uighur di kamp interniran daerah Xinjiang. Hu Lianhe, seorang pejabat senior...

Erdogan Kritik Perang Ekonomi AS

Majalahayah.com, Keputusan Presiden Donald Trump menaikan tarif impor produk aluminium dan baja secara sepihak menimbulkan kritik Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, lantaran menurutnya AS...

Surat Kabar China Bela Tindakan Muslim Xinjiang

Majalahayah.com, Surat kabar resmi Partai Komunis China mengatakan bahwa kampanye tekanan China terhadap minoritas Muslim Uighur telah mencegah wilayah Xinjiang dari Libia Tiongkok. Editorial Global...

Ancaman untuk Investasi Arab Saudi

Majalahayah.com Sejak naik ke tampuk kekuasaan pada 2015, Putra Mahkota Mohammed bin Salman telah mendesak sekutu Barat untuk mendukung rencana reformasinya, menawarkan miliaran dolar...

Kejar pembaruan HAM, Arab Saudi Pilih Langkah Hukum

Majalahayah.com, Putra Mahkota Mohammad, sebagai pewaris takhta, sedang dalam antrean untuk menjadi raja Saudi pertama dari generasi baru setelah suksesi enam saudara hingga 1953....

Kanada Desak Arab Saudi Bebaskan Aktifis HAM

Majalahayah.com, Beberapa bulan terakhir, Arab Saudi telah mencabut larangan mengemudi untuk perempuan dan menangkap aktivis, termasuk lebih dari selusin juru kampanye untuk hak-hak perempuan. Seorang...

Arab Saudi Bekukan Kontrak Perdagangan Baru dengan Kanada

Majalahayah.com, Tanggapan tajam tiba terhadap kritik yang menunjukan batasan reformasi oleh Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Dia, Salman, telah meluncurkan kampanye perubahan...

AS Janjikan $ 300 Juta untuk Dana Keamanan Indo-Pasifik

Majalahayah.com, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo berjanji untuk menyediakan hampir $ 300 juta dalam pendanaan keamanan baru untuk kawasan Indo-Pasifik. Pompeo mengutaralan hal tersebut...
Majalahayah.com, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti meminta kepada para pengusaha surimi untuk mencari bisnis lain dan tidak lagi berharap kepada alat penangkap ikan cantrang. Hal ini sendiri sesuai dengan kebijakan pemerintah untuk tidak lagi memperbolehkan penggunaan alat tersebut untuk ikan. "Saya meminta semua  stakeholder  tidak lagi bicara tentang cantrang Kita menuju penyelesaian pengalihan alat tangkap cantrang Saya tidak mau bicara cantrang lagi Kita terus maju .. Pabrik surimi harus menghargai ini," katanya dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (18 / 1/2018). Bagi pemerintah privasi laut dan kekayaanya menjadi utama. Dengan tantangan menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia. "Mereka harus mulai melakukan diversifikasi usaha." Karena pemerintah betul betul  perusahaan membuat  laut masa depan bangsa, dengan keberlanjutan sebagai dasar zat, "tambahnya. Susi mengatakan, para para zaman sekarang ini harus segera bisa maju untuk melihat perkembangan zaman. Karena penggunaan cantrang sendiri akan merusak ekosistem laut. "Pengusaha yang tidak mau  bergerak  bukan bukan zaman sekarang. Pengusaha zaman sekarang adalah pengusaha yang peduli dan bekerja untuk keberlanjutan usaha, profitnya, produksinya. Kalau tidak mau  pindah , bukan pengusaha zaman sekarang. Nelayannya saja sudah mengerti," pungkasnya. Seperti diketahui, tidak beroperasinya jumlah kapal cantrang sejak dilarang pada 1 Januari 2018 lalu buatnya bisilang pabrik surimi. Karena sumber bahan baku surimi yang selama ini bisa diandalkan hasil tangkapan cantrang sudah tak ada lagi. Surimi adalah daging ikan yang dilumatkan, yang menjadi bahan baku untuk produk olahan ikan seperti bakso, crabstick dan tempura.